Ponorogo (beritajatim.com) – Program pupuk Gurem yang dicanangkan oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko nampaknya menjadi kelegaan bagi petani kecil. Ya, Pupuk Gurem merupakan program bantuan pupuk NPK dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kepada para petani yang memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare.
“Namanya Pupuk Gurem itu cuma istilah saja, yakni bantuan pupuk NPK untuk petani yang memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare,” kata Kabid Sarana Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Tamar Mahara, Rabu (6/12/2023).
Tahun ini, Pemkab Ponorogo menganggarkan Rp813 juta untuk program Pupuk Gurem. Dari besaran anggaran tersebut bisa untuk membeli 54.250 kilogram pupuk NPK. Nantinya, bantuan pupuk NPK akan didistribusikan ke 183 kelompok tani pada Desember ini.
“Bantuan pupuk NPK ini akan didistribusikan ke 183 kelompok tani yang ada di Ponorogo,” katanya.
BACA JUGA:
Reaksi Bupati Ponorogo Sekdanya Masuk Bursa Pj Walkot Madiun
Tamar mengungkapkan, dipilihnya NPK sebagai Pupuk Gurem didasarkan pada data kebutuhan pupuk subsidi di tingkat petani. Pupuk subsidi jenis urea sudah tercukupi dan penerimaannya juga sudah sesuai dengan E-RDKK.
“Dipilih NPK karena pupuk subsidi jenis urea sudah mencukupi dan sudah sesuai E-RDKK,” katanya.
BACA JUGA:
Tekan Stunting, Bupati Ponorogo Bagi 1 Ton Ikan ke 10 Desa
Dia menambahkan, anggaran untuk program Pupuk Gurem ini awalnya sekitar Rp2 miliar. Namun, karena adanya kebijakan refocusing, akhirnya bisa dianggarkan Rp813 juta.
“Ada kebijakan refocusing, awalnya dianggarkan Rp2 miliar, dipotong tinggal Rp813 juta,” pungkasnya. [end/beq]






