Surabaya (beritajatim.com) – Agus Hariyanto tak mengira ayahnya, Pek Ing Khiong meninggalkan warisan sebanyak Rp 4,2 miliar untuk dirinya. Uang sebanyak itu diberikan oleh perusahaan asuransi PT Asuransi Generali Indonesia (Generali Indonesia).
“Ternyata Papa saya punya 13 polis asuransi dan semuanya di Generali Indonesia. Saya tidak kaget ketika dihubungi agen asuransinya, karena saya tahu Papa saya punya polish asuransi, hanya saja saya tidak tahu Papa punya 13 polis asuransi,” beber Agus yang kehilangan ayahnya pada Januari lalu karena serangan jantung itu.
Agus memang sering mendengar ayahnya bercerita jika almarhum ingin meninggalkan sesuatu yang berharga untuk ahli warisnya. Namun Agus tidak menyangka jika ayahnya akan meninggalkan warisan berupa polis asuransi yang dinilainya fantastis.
“Papa punya toko kelontong di Mojokerto dan setiap tahun ternyata keuntungan tokonya digunakan untuk membeli polish asuransi baru,” kenangnya.
Peter Wijaya, Agen Generali, mengakui jika kliennya yang sudah meninggal membeli polis asuransi baru setiap tahun sejak tahun 2015. Total 13 polish asuransi aktif telah dimiliki oleh ayahnya Agus.
“Selama 2015 itu pula hanya sekali sebelum meninggal dia memanfaatkan polish asuransinya untuk perawatan di rumah sakit. Ini menunjukkan klien kami sangat menjaga kesehatannya,” tutur Peter, saat ditemui wartawan Rabu (13/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”asuransi”]
Windra Krismansyah, Head of Corporate Communications Generali Indonesia turut berduka cita dan merasa bangga bisa terus memberikan perlindungan finansial kepada keluarga nasabah yang ditinggalkan.
“Terima kasih telah mempercayakan proteksi finansial keluarga pada Generali. Semoga uang pertanggungan almarhum kepada keluarga bisa bermanfaat bagi keluarga untuk terus melanjutkan kehidupan selepas almarhum pergi,” ungkapnya saat memberikan klaim asuransi senilai Rp 4,2 miliar.
Dikatakan, Generali Indonesia berkomitmen membayarkan klaim nasabah sesuai dengan ketentuan polis, hingga semester I-2022 Generali telah membayarkan klaim senilai lebih dari Rp521 Miliar kepada lebih dari 211.000 keluarga di Indonesia. Untuk wilayah Jawa Timur sendiri, sebanyak lebih dari 14.500 keluarga telah menerima klaim Generali dengan total senilai Rp 67,8 Miliar yang termasuk manfaat perlindungan jiwa, penyakit kritis dan kesehatan.
“Tanpa henti kami selalu memberikan layanan terdepan bagi nasabah. Tidak hanya pembayaran klaim, kami juga terus menghadirkan layanan dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Dengan konsep high tech dan high touch, kami terus berupaya mendampingi nasabah setiap saat, saat nasabah sehat, sakit, hingga bahkan saat meninggal dunia. Semua upaya ini merupakan wujud dari langkah kami untuk mewujudkan visi sebagai lifetimer partner bagi mereka,” tutup Windra. [rea]






