Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda sebuah tempat usaha milik Juli di Dusun Nanggungan, Desa Jatirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat, 6 Maret 2026, sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran ini dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di dalam tempat usaha tersebut.
Komandan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang, Syamsul Bahri, mengungkapkan bahwa tempat usaha yang terbakar berukuran 8×5 meter dan semuanya ludes terbakar, termasuk barang-barang elektronik yang ada di dalamnya.
“Tempat usaha untuk menyimpan barang elektronik. Semuanya ludes terbakar. Kerugian ditaksir sebesar Rp6 juta,” ujar Syamsul.
Kronologi kejadian dimulai pada pukul 11.00 WIB, saat pemilik tempat usaha membuang puntung rokok sembarangan di ruangan tempat kerjanya. Sekitar tiga menit kemudian, puntung rokok yang dibuang sembarangan itu menyebabkan api menyambar peralatan listrik di dalam ruangan.
Api dengan cepat merambat ke barang-barang mudah terbakar seperti kulkas, televisi, dan berbagai peralatan elektronik lainnya. Asap tebal mulai mengisi ruangan.
Menyadari kejadian tersebut, warga sekitar langsung bergotong royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun api semakin membesar. Warga yang kewalahan melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Jombang.
Tim pemadam kebakaran dari Pos Damkar Jombang segera menerima laporan tersebut dan langsung bergerak menuju lokasi dan segera melakukan pemadaman api serta proses pendinginan. Setelah berjuang selama hampir satu jam, pada pukul 12.30 WIB, tim pemadam berhasil menyelesaikan penanganan dan kembali ke markas.
Api berhasil dipadamkan dengan bantuan berbagai pihak, termasuk Pos Damkar Jombang, Polsek Diwek, PMI Jombang, PLN, dan warga sekitar. Peralatan yang digunakan dalam penanganan kebakaran ini antara lain satu unit fire pumper truck beserta perlengkapannya dan satu unit fire supply truck.
“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lingkungan yang dapat menyebabkan kebakaran,” pungkas Syamsul. [suf]






