Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember mengimbau para penumpang agar berangkat lebih awal. Terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan kereta api pada sore hingga malam hari.
Tujuannya, menghindari kemungkinan terjadinya kepadatan di jalan raya. Karena adanya kegiatan perayaan malam pergantian tahun.
Pasalnya, beberapa stasiun di wilayah Daop 9 Jember letaknya berada tidak jauh dari pusat keramaian masyarakat. Di antaranya, Stasiun Probolinggo dan Stasiun Jember yang berada tidak jauh dari Alun-alun.
Begitu juga Stasiun Ketapang yang tepat berseberangan dengan Pelabuhan Ketapang. Pada lokasi itu, biasanya dipadati oleh kendaraan ataupun dilakukan rekayasa lalu lintas.
‘Oleh karena itu, penumpang diimbau untuk berangkat lebih awal agar tidak ketinggalan kereta api yang akan ditumpanginya saat tiba di stasiun,” kata Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Minggu (31/12/2023).
Cahyo merinci, penumpang dengan jadwal keberangkatan Minggu (31/12/2023) di wilayah Daop 9 Jember, sebanyak 8.942 orang. Sedangkan, sejak dibukanya Posko Angkutan Nataru 2023/2024, mulai 21 – 31 Desember KAI Daop 9 Jember telah melayani sebanyak 107.486 pelanggan.
“Puncak kepadatan arus mudik pada saat libur Natal terjadi pada Sabtu (23/12/2023) dengan 10.158 penumpang. Sedangkan puncak arus balik Libur Natal terjadi pada Selasa (26/12) yang bertepatan dengan hari terakhir cuti Bersama, pelanggan naik dari wilayah Daop 9 Jember sejumlah 10.282 penumpang,” katanya.
Cahyo memperkirakan, puncak kepadatan penumpang kereta api pada libur Tahun Baru 2024 di wilayah Daop 9 Jember, terjadi pada Senin (1/1/2024). Pasalnya, mulai tanggal 2 Januari beberapa sekolah hingga kampus sudah mulai kembali aktivitas pendidikan.
“Hingga saat ini, sejumlah 9.411 tiket sudah dipesan untuk keberangkatan dari Stasiun Pasuruan hingga Ketapang pada Senin, 1 Januari,” pungkasnya. [rin/but]






