Probolinggo (beritajatim.com) – Puluhan warga Kabupaten Probolinggo kembali mendatangi Mapolres Probolinggo, Rabu (16/7/2025). Mereka melaporkan seorang Tiktoker asal Probolinggo, Luluk Sofiatul Jannah alias Luluk Nuril, atas dugaan penipuan dan penggelapan bermodus arisan.
Salah satu pelapor, Elis, warga Desa Brabe, Kecamatan Maron, mengatakan bahwa kedatangannya bersama tujuh korban lainnya bertujuan untuk menuntut keadilan setelah merasa dirugikan oleh arisan yang dijalankan oleh Luluk.
“Kami datang untuk melaporkan Luluk atas dugaan penipuan arisan. Bahkan salah satu korbannya adalah sepupunya sendiri. Kami yakin korban masih banyak, bukan hanya kami,” ujar Elis.
Ia menjelaskan, total kerugian yang dialami ketujuh korban tersebut hampir mencapai ratusan juta rupiah. “Kami mengikuti arisan yang ditawarkan oleh Luluk, dan membayar secara rutin. Tapi hingga saat ini, hak kami tidak pernah kami terima. Nama kami juga tak pernah muncul dalam undian atau daftar penerima arisan,” tambahnya.
Mirisnya, menurut Elis, ada korban yang namanya sempat disebut akan menerima jatah arisan, namun hingga kini tetap tidak mendapatkan haknya. Nama Luluk Nuril sebelumnya juga sempat mencuat setelah artis nasional Delia Yasmine mengungkap telah menjadi korban penipuan Luluk dengan kerugian sebesar Rp130 juta.
Kini, semakin banyak korban yang mulai melapor dengan dugaan serupa, yakni penipuan dan penggelapan berkedok arisan dan investasi bodong.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanti, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan. “Masih dalam proses penyelidikan. Mohon waktu,” singkatnya. (ada/kun)






