Gresik (beritajatim.com)- Puluhan siswa anak berkebutuhan khusus (ABK) SLB Autis Harapan Bangsa Gresik belajar membuat kue di hotel berbintang. Tujuan belajar cara membuat kue tersebut untuk memberikan pengalaman edukasi yang menyenangkan bagi siswa ABK.
Sambil dibimbing langsung oleh chef yang sudah berpengalaman. 15 siswa ABK tersebut sangat antusias mengikuti bagaimana mengenal bahan makanan serta teknik memasak.
“Selain kelas membuat kue, anak-anak juga diajak untuk mengikuti sesi story telling dan berkreasi membuat crown party yang dipandu oleh Komunitas Read a Loud, seorang pencerita profesional,” ujar S.Paminta Nugraha selaku General Manager Aston Gresik Hotel & Conference Center, Jumat (31/5/2024).
Dalam sesi itu lanjut dia, siswa ABK mendengarkan cerita-cerita inspiratif yang mengajarkan nilai-nilai positif, meningkatkan imajinasi, dan membantu mereka untuk lebih berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar memasak, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kami berharap bisa memberikan pengalaman positif yang akan membantu anak-anak berkebutuhan khusus lebih percaya diri,” ujarnya.
Event ini kata Paminta Nugraha, akan terus dilakukan namun dikemas dengan kegiatan yang berbeda. Mudah-mudahan inspirasi dan pengalaman siswa ABK bisa diwujudkan di dalam lingkungan sekitar.
Sementara Veranita Karalina salah satu guru pendamping sekolah SLB Autis Harapan Bangsa mengapresiasi Aston Gresik Hotel & Conference Centeratas yang memberi kesempatan yang diberikan kepada anak didiknya.
“Siswa kami sangat menikmati setiap momennya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru tetapi juga membantu anak-anak untuk lebih percaya diri,” pungkasnya. [dny/ian]






