Ponorogo (beritajatim.com) – Dalam upaya pengembangan wisata di kawasan Monumen Reog, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana melakukan revitalisasi terhadap puluhan rumah di sekitar lokasi monumen. Tercatat, sedikitnya ada 61 rumah yang berada di dekat kawasan pembangunan Monumen dan Museum Reog Ponorogo di Kecamatan Sampung yang akan direvitalisasi.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berharap revitalisasi ini akan menciptakan daya tarik wisata yang lebih kuat. Sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata Ponorogo.
“Rencana revitalisasi ini akan dimulai pada 2024 nanti,” ungkap Sugiri Sancoko, ditulis (28/8/2023).
Revitalisasi ini tentu akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo. Dinas yang berkantor di Jalan Gajah Mada itulah yang akan bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek ini.
Selain melakukan revitalisasi terhadap 61 rumah, Pemkab Ponorogo juga akan melakukan pembongkaran dan pembangunan kembali terhadap 7 rumah, Sebab, 7 rumah itu dinilai tidak sesuai dengan konsep pengembangan pariwisata di kawasan tersebut dan tidak layak huni.
BACA JUGA:
Dalih Penyegaran ASN, Bupati Ponorogo Mutasi 37 Pejabat
“Sekitar kawasan Monumen Reog, termasuk fasilitas di sekitarnya, akan direvitalisasi. Hal ini termasuk dalam upaya untuk memperbaiki kondisi kawasan ini, sambil melakukan pembangunan pada Monumen Reog itu” kata Kang Giri sapaan Sugiri Sancoko.
Selain revitalisasi dan perbaikan rumah-rumah, proyek ini juga akan mencakup perbaikan jalan serta peningkatan ruang terbuka hijau. Bupati Sugiri juga memberikan informasi mengenai anggaran yang diperlukan untuk proyek ini. Ia menjelaskan bahwa proyek revitalisasi akan memerlukan dana sebesar Rp14,7 miliar.
“Uangnya ya pokoknya dari negara,” pungkas Kang Giri sambil tertawa.
BACA JUGA:
Ada Reyog Street Carnival, Arus Lalu Lintas di Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo Dialihkan
Untuk diketahui, pembangunan Monumen Reog Ponorogo sudah dimulai pada bulan Maret 2023 lalu. Pembangunan ditandai dengan ground breaking yang dilakukan oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Desa Sampung, Kecamatan Sampung.
Selain monumen Reog Ponorogo, nantinya juga dibangun museum peradaban yang masih berada di komplek monumen. Sehingga nantinya ini kan menjadi destinasi wisata yang komplit, mulai dari wisata alam, budaya dan wisata peradaban. [end/beq]






