Lumajang (beritajatim.com)– Pantai Watu Pecak Pasirian, Lumajang, semakin meriah dengan persembahan istimewa dengan adanya pertunjukkan Tari Topeng Kaliwungu, Minggu (25/8/2024).
Ribuan pasang mata tertuju pada puluhan penari yang membawakan Tari Topeng Kaliwungu, salah satu warisan budaya tak benda Kabupaten Lumajang.
Dengan lincah dan energik, para penari memukau penonton dengan gerakan tari yang khas meski harus diguyur hujan. Di balik penampilan memukau itu, ada proses latihan intensif selama satu bulan penuh.
Zuniar, salah satu penari, mengungkapkan tantangan tersendiri saat tampil di atas pasir. “Latihan selama satu bulan, cukup melelahkan, apalagi menari di atas pasir,” ungkapnya.
Antusiasme penonton pun tak kalah meriah. Safina, salah satu pengunjung, mengaku kagum dengan pertunjukan tersebut. “Tari Topeng Kaliwungu selalu memukau. Semoga acara seperti ini bisa lebih sering diadakan,” ujarnya.
PJ Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan tujuan di balik penyelenggaraan acara ini. “Kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya Lumajang kepada masyarakat luas, sekaligus menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata kami,” jelasnya.
Dengan diangkatnya Tari Topeng Kaliwungu sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021, diharapkan kesenian ini dapat terus dilestarikan dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. [dav/but]






