Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan tragis terjadi di simpang empat Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Seorang pelajar berusia 11 tahun berinisial ZA tewas setelah sepeda yang dikayuhnya bertabrakan dengan sebuah dump truk bermuatan barang tepat di peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025.
Saat kejadian, korban asal Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini tengah mengayuh sepeda jenis Phoenix dari arah barat menuju timur. Di saat bersamaan, dump truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan LES (49), warga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah timur dan berbelok ke arah utara menuju Surabaya.
Diduga kurangnya kehati-hatian saat berbelok dan perbedaan arah laju kendaraan, membuat tabrakan tak terhindarkan. Korban yang merupakan pelajar SDN Kedundung 3 ini mengalami luka serius pada bagian dada kanan dan kaki kanan. Korban sempat dilarikan ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Namun korban dinyatakan meninggal dunia (MD). Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan sopir dump truk.
Sopir truk Endrik Suroso (43) mengatakan, ia berjalan dari arah timur berhenti di perempatan lampu merah Simpang Empat Sekar Putih. “Saat lampu hijau, saya mau belok kanan tiba-tiba ada suara grenjel. Terus saya dihentikan dan diminta turun dibawa ke pos, truk kosong habis bongkar tanah uruk,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Galih Yasir Mubarok mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu-lintas demi keselamatan bersama. Pihaknya mengingatkan agar setiap pengendara menjaga jarak aman, tidak mendahului jika ruang tidak mencukup.
“Serta selalu konsentrasi dan beretika saat berkendara. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Ingat, keluarga selalu menunggu di rumah,” tegasnya, Rabu (23/7/2025). [tin/but]






