Surabaya (beritajatim.com) – PT Perkebunan Nusantara XI dan PT Perkebunan X bersaing adu gengsi dalam Jatim PR Award 2022 yang diselenggarakan Beritajatim.com berkolaborasi dengan Perhumas Surabaya. Dua perusahaan itu adalah nominator kategori BUMN/BUMD.
Brilian Johan dari PTPN XI memaparkan Program Komunikasi Eleven Talks. Eleven talks, katanya, merupakan sebuah program yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021. Program yang berbentuk mini talkshow ini menghadirkan karyawan PTPN XI sebagai narasumber dan disiarkan secara live di instagram dan youtube.
“Media memperkenalkan dan mengangkat profil serta potensi karyawan PTPN XI,” kata Brilian Johan saat presentasi penjurian hari kedua Jatim PR Award 2022 di hadapan dewan juri yang terdiri atas Dewan Penasihat Badan Pengurus Pusat Perhumas Heri Rakhmadi, dan Usman Kansong, Direktorat Jenderal Infomasi dan Komunikasi Publik, Saptini Darmaningrum Direktur usaha Beritajatim.com dan Santi Isnaini dari Perhumas Surabaya melalui zoom, Sabtu (26/3/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”PR-Jatim-Award”]
Dia menambahkan, ada beberapa alasan untuk menggunakan instagram sebagai media. Menurutnya, instagram dinilai sebagai platform yang banyak diakses, dapat diakses melalui IGTV, informasi yang disajikan singkat padat dan jelas. Juga terdapat fitur share streaming ke youtube. “Minimum effort, maximal result,” katanya.
Tak hanya instagram dan youtube, lanjutnya, PTPN XI pun memiliki beberapa media sosial dan web. Ada facebook, tiktok, twitter dan Majalah yang terbit tahunan yakni Majalah XI News. “Ini sebagai cyber public relations. Bentuk baru dari kegiatan PR yang memanfaatkan teknologi digital sebagai alat komunikasi dengan stakeholders,” katanya.
Sementara itu, Indra Kusuma dari PT Perkebunan Nusantara X memaparkan Program Optimalisasi Fungsi Humas Internal untuk Peningkatan Corporate Branding. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi humas di kantor pusat dan unit usaha untuk peningkatan Corporate Branding.
“Sehingga produk dapat lebih dikenal oleh stakeholder eksternal dan juga meningkatkan engagement perusahaan dengan stakeholder,” katanya.
Ada beberapa rencana untuk mengoptimalkan program ini. Yakni, optimalisasi Humas atau PR, melakukan Focus Group Disscusion (FGD) tentang tantangan di lapangan, melakukan workhshop
Kehumasan untuk mematang strategi komunikasi dan membuat program kerja untuk menjadi guidance seluruh humas unit dan unit usaha.
PTPN X juga memiliki strategi untuk memaksimalkan program tersebut. Diantaranya, membentuk tim koordinator untuk mengkoordinir pemberitaan di masing-masing lini bagian dalam untuk memperkenalkan korporasi. Lalu, membuat materi blast off terkait produk PTPN group (Induk Usaha atau anak perusahan) dalam bentuk digital motion video, flyer dan booth.
“Juga ada pembuatan timeline content planning untuk memberikan paduan dan timeline terkait isu-isu yang akan diangkat baik di kantor pusat maupun unit usaha dan anak perusahaan,” katanya.[asg/kun]






