Banyuwangi (beritajatim.com) – Keselamatan menjadi perhatian utama untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap para pengguna jasa transportasi kereta api. Menyikapi hal itu, PT KAI Daerah Operasional (Daop) 9 Jember meresepon dengan menambah sejumlah ekstra petugas terutama selama masa Angkutan Nataru.
“Daop 9 Jember menyiapkan 10 petugas pemeriksa jalur ekstra dan 62 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra. Total 72 tenaga ekstra disiagakan disamping para petugas yang selama ini telah mengamankan di sepanjang lintas dari Pasuruan hingga Banyuwangi untuk memantau dan mengantisipasi apabila terjadi potensi gangguan yang bisa menghambat perjalanan KA,” jelas Vice President Daop 9 Jember Broer Rizal, Sabtu (24/12/2022).
Selain itu, keamanan penumpang juga tak luput dari perhatian. Sehingga dalam hal ini PT KAI juga menyiapkan ratusan petugas khusus untuk memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa kereta api.
“KAI sebagai salah satu moda utama transportasi nasional pada masa libur Natal dan Tahun Baru, berkomitmen memastikan perjalanan menggunakan kereta api berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kegembiraan,” kata Broer.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kereta-api”]
Ratusan petugas pengamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, serta melaksanakan patroli mobile sepanjang lintas jalur KA yang rawan tindakan kejahatan. Di samping itu, para petugas pengamanan juga tetap akan menegakkan protokol kesehatan bagi seluruh pelanggan di stasiun dan selama perjalanan.
“KAI menyiapkan total 162 petugas pengamanan dari unsur internal dan eksternal perusahaan. Adapun rinciannya adalah 56 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 100 personel Security, dan 6 personel tambahan dari TNI/Polri,” terangnya.
Broer menegaskan, keselamatan dan keamanan kereta api menjadi prioritas utama. Daop 9 Jember terus melakukan pengecekan secara berkala di sejumlah titik rawan bencana.
“Proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan keandalan dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar,” pungkasnya. [rin/suf]






