Madiun (beritajatim.com) – PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun menghadirkan inovasi baru dalam layanan boarding kereta api. Inovasi tersebut adalah Face Recognition Boarding Gate. Sebuah sistem pengenalan wajah untuk proses boarding.
Face Recognition Boarding Gate ini telah diresmikan penggunaannya di Stasiun Madiun sejak Selasa (26/12/2023). Dengan adanya fasilitas ini, proses boarding kereta api menjadi lebih mudah dan cepat.
Proses registrasi Face Recognition Boarding Gate dapat dilakukan dengan membawa e-KTP. Nantinya, e-KTP dan sidik jari kanan atau kiri akan dipindai melalui perangkat reader, serta mengambil potret wajah.
Jika sudah melakukan registrasi, pelanggan tidak perlu lagi melakukan cetak boarding pass. Pelanggan dapat langsung menuju ke Face Recognition Boarding Gate jika waktu untuk boarding sudah tiba.
Cara menggunakan Face Recognition sangat mudah. Pelanggan hanya perlu mengarahkan wajah ke mesin pemindai dan jika data tiket, identitas, dan syarat lainnya sudah sesuai, maka gate akan otomatis terbuka.
Penerapan Face Recognition Boarding Gate ini diharapkan dapat semakin mempermudah pelanggan dalam melakukan perjalanan menggunakan angkutan kereta api, khusunya pada masa Posko Nataru ini.
“Proses boarding menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis, sehingga membuat pelanggan menjadi lebih nyaman selama melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo.
Pemasangan Face Recognition Boarding Gate ini merupakan salah satu upaya PT KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api. [fiq/but]






