Surabaya (beritajatim.com) – Guna minimalisir kerugian perusahaan, PT. Asuransi Asei Indonesia resmi membayarkan klaim kecelakaan kapal Satya Kencana III milik PT Dharma Lautan Utama (DLU).
Kapal penumpang Satya Kencana III itu karam saat bersandar di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat-Kalimantan Tengah pada 19 Oktober 2022 lalu. Untuk meminimalisir kerugian, DLU melakukan proteksi kerugian melalui Asuransi Asei Indonesia.
Penyerahan secara simbolik pembayaran klaim tersebut sebesar Rp 24,035,000,000 diterima Sekretaris Direktorat Divisi Usaha dan Asuransi, PT Dharma Lautan Utama Ir. Fadjar Harjo Seputro,ST, Msc.
Serta, Anita Puji Utami,ST selaku Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, yang merupakan anak usaha PT Dharma Lautan Utama. Turut hadir pula Roy Firmansyah Kepala Cabang PT Bringin Sejahtera Artha Makmur (BSM) selaku Pialang Asuransi.
Branch Manager PT Asuransi Asei Indonesia Cabang Surabaya Ahmad Nurkozin mengatakan, PT. Asuransi Asei Indonesia dalam rangka menjamin kerugian tertanggung, PT. Dharma Lautan Utama, dimana tertanggung telah mengasuransikan rangka kapal penumpang Satya Kencana III.
“Setelah melaiui proses administrasi dan penilai independen dari Loss Adjuster, klaim telah dibayarkan pada tanggal 14 Desember 2023 sebesar Rp. 24,035,000,000 di Surabaya,” kata Nurkozin dalam rilis resminya diterima beritajatim.com, Selasa (28/5/2024).
Pada penutupan asuransi rangka kapal tersebut, PT. Asuransi Asei Indonesia bertindak sebagai LeaderCo-asuransi yang beranggotakan PT. Asuransi Umum Videi, PT. Asuransi Jasa Rahardja Putera, PT. Asuransi Purna Artha Nugraha, PT. Asuransi Umum Bumida dan PT Asuransi Ramayana dengan pembawa sumber bisnis adalah Broker PT Bringin Sejahtera Makmur (BSM).
“Terima kasih kepada Tertanggung yang telah mempercayakan Asuransi Asei Indonesia sebagai Penanggung risiko dengan beberapa anggota koasuransi lainya. Kerugian yang dialami ini merupakan kecelakaan yang tidak dapat dihindari, meskipun sudah dengan baik menjaga serta melindungi aset – aset yang dimiliki,” terang Nurkozin.
Masih menurut Nurkozin dengan terealisasinya pembayaranklaim tersebut, PT. Asuransi Asei Indonesia bisa menjadi solusi yang bernilai tambah khususnya bagi tertanggung PT. Dharma Lautan Utama dan masyarakat pada umumnya sehingga kepercayaan akan asuransi semakin meningkat. (isa/kun)






