Jombang (beritajatim.com) – Wonosalam, sebuah kecamatan yang dikenal sebagai sumber mata air bagi Kota Jombang, kini semakin diperhatikan berkat langkah besar dalam pengelolaan lingkungan.
Sebagai salah satu pusat peternakan sapi terbesar di Jombang, Wonosalam memiliki tantangan serius terkait pengelolaan limbah ternak yang dapat mencemari sungai dan merusak ekosistem sekitar.
Untuk mengatasi masalah ini, PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) hadir dengan solusi ramah lingkungan berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ternak yang diresmikan pada Kamis (20/11/2025) di Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam.
Kegiatan serah terima IPAL ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk manajemen PT CJI, Dinas Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Wonosalam, dan Kelompok Ternak Lembu Jaya, sebagai penerima manfaat utama.
Pembangunan IPAL bertujuan untuk mengelola limbah ternak secara efektif, mengurangi pencemaran sungai, serta memberikan manfaat tambahan berupa gas yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan memasak dan sludge yang dapat digunakan sebagai pupuk dengan nilai ekonomis tinggi.
Kepala Dinas Peternakan Muhammad Saleh dalam sambutannya menyampaikan bahwa Wonosalam memiliki potensi besar sebagai destinasi ekonomi, terutama dalam sektor peternakan sapi. “Jombang adalah penyumbang peternakan terbesar ketiga se-Jawa Timur, dan Wonosalam adalah yang terbesar di Jombang,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Wonosalam, Yudha Asmara, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT CJI yang telah berkontribusi dalam penanganan masalah limbah ternak. “Kami berharap peternak dapat merawat IPAL ini dengan baik agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Direktur Associate PT CJI, Beny Effendy, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. IPAL dengan kapasitas 8 m³ ini dirancang untuk mengolah limbah dari 30 ekor sapi, memberikan dampak positif langsung bagi lingkungan dan perekonomian warga sekitar.
Dengan adanya IPAL ternak ini, Wonosalam kini menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan limbah ternak yang baik dapat memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PT CJI, melalui dukungannya terhadap peternak lokal, membantu mewujudkan Wonosalam sebagai model pengelolaan limbah ternak yang berkelanjutan. [suf]






