Jakarta (beritajatim.com) – Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali memastikan seluruh proses pemilihan pelatih baru tim nasional Indonesia telah rampung. Saat ini, federasi hanya menunggu momentum yang dinilai tepat untuk mengumumkan secara resmi sosok pengganti Patrick Kluivert kepada publik.
“Jadi, kita semua sudah selesai prosesnya,” ujar Zainudin Amali, yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, kepada wartawan.
Amali menegaskan, proses seleksi pelatih Timnas Indonesia dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai mekanisme organisasi. Ia menepis anggapan adanya intervensi Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam penentuan pelatih baru Tim Garuda.
“Ketua Umum tidak ikut campur. Beliau mempercayakan sepenuhnya kepada Exco dan Badan Tim Nasional,” katanya.
Menurut Amali, pemilihan pelatih dilakukan melalui pembahasan mendalam di internal Komite Eksekutif (Exco) PSSI bersama Badan Tim Nasional (BTN). Bahkan, sejumlah pengurus PSSI sempat melakukan wawancara langsung dengan para kandidat pelatih di Eropa.
“Melalui rapat Exco dan Ketua Umum tidak ikut campur, ini bagus sekali. Kami berdiskusi dengan BTN dan tim yang ditugaskan. Exco punya kebebasan menyampaikan pandangan soal pelatih,” ujar Amali.
Ia menjelaskan, Erick Thohir baru mengambil peran saat proses sudah memasuki tahap pengambilan keputusan akhir. Pola kerja tersebut dinilai mencerminkan tata kelola organisasi yang sehat dan profesional.
“Pada saat keputusan diambil, barulah Ketua Umum memimpin rapatnya. Jadi benar-benar dilepas dan dipercaya,” tambahnya.
Meski proses seleksi telah selesai, Amali belum bersedia mengungkapkan waktu pengumuman pelatih baru Timnas Indonesia. Ia menyebut, tahapan akhir saat ini berada di tangan Sekretaris Jenderal PSSI.
“Kami sudah menyerahkan kepada Pak Mardji untuk memfinalisasi. Nanti yang mengumumkan secara resmi adalah Pak Ketua Umum,” ucapnya.
Saat ditanya apakah pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat atau bulan depan, Amali enggan berspekulasi dan memilih menyerahkan sepenuhnya kepada Sekjen PSSI.
“Tanya Pak Mardji,” jawabnya singkat. [faw/beq]






