Surabaya (beritajatim.com) – PSSI Jawa Timur memastikan kesiapan 66 tim untuk mengikuti kompetisi Liga 4 Jawa Timur yang akan dimulai pada 5 Januari 2025.
Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Dyah Puspito Rini, menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar workshop untuk memperkenalkan sistem baru kompetisi ini kepada peserta.
“Masih banyak yang belum memahami Liga 4. Oleh karena itu, kami berupaya memberikan workshop kepada 66 tim yang akan bertanding di Liga 4 Jawa Timur,” ujar Dyah Puspito Rini dalam keterangannya.
Format dan Jumlah Peserta Liga 4 Jawa Timur
Kompetisi Liga 4 ini merupakan kelanjutan dari Liga 3 Jatim, mengikuti kebijakan PSSI Pusat terkait munculnya Liga Nusantara. Peserta Liga 4 terdiri dari klub-klub yang berasal dari 6 tim Liga 2 dan 10 tim terbaik dari 16 besar Liga 3 musim 2023/2024.
“Liga 4 Jawa Timur menjadi kompetisi dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia,” tegas Ririn, sapaan akrab Sekretaris Asprov PSSI Jatim.
Kompetisi ini akan menggunakan format home tournament dengan sistem setengah kompetisi. Pada babak penyisihan, 66 tim akan dibagi ke dalam 16 grup. Sebanyak 14 grup akan diisi oleh 4 tim, sedangkan 2 grup lainnya terdiri dari 5 tim.
14 Kota Tuan Rumah Liga 4 Jatim
PSSI Jatim juga telah menunjuk 14 kota sebagai tuan rumah penyisihan grup. Kota-kota tersebut antara lain:
Banyuwangi
Surabaya
Jember
Bangkalan
Sidoarjo
Malang
Batu
Kediri
Kabupaten Kediri
Nganjuk
Ponorogo
Dua grup sisanya akan dikelola langsung oleh Asprov PSSI Jatim.
“Saat ini sudah ada 14 tuan rumah yang siap menggelar pertandingan. Dua grup lainnya akan ditangani oleh Asprov,” tambah Ririn.
Jadwal dan Lokasi Pembukaan Liga 4 Jawa Timur
Kompetisi Liga 4 Jawa Timur akan dibuka di Stadion Jember Sport Garden pada 5 Januari 2025. Ririn berharap semua pertandingan selesai sebelum bulan Ramadan, dengan target penyelesaian pada 28 Februari 2025.
“Kami berupaya menyelesaikan kompetisi ini tepat waktu, sebelum memasuki bulan suci Ramadan,” ungkap Ririn, alumnus Tsukuba University, Jepang.
Menunggu Kebijakan Pusat Terkait Status Liga 3 dan Liga 4
Meskipun kompetisi telah dipersiapkan, PSSI Jatim belum menentukan target spesifik untuk Liga 4 tahun ini. Ririn menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu kebijakan resmi dari PSSI Pusat terkait status Liga 3 dan Liga 4 ke depannya.
“Kami ingin memastikan bahwa perubahan sistem ini tidak dipandang sebagai degradasi, melainkan sebagai upaya penyesuaian kompetisi. Ini yang harus kita sosialisasikan dan gaungkan bersama-sama,” tutupnya. (way/ted)






