Kediri (beritajatim.com) – PSM Makassar dipastikan tidak akan didampingi oleh pelatih kepala Bernardo Tavares saat menghadapi Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga ini akan berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar, pada malam ini, Selasa (11/3/2025).
Ketidakhadiran Tavares disebabkan oleh alasan pribadi. Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengungkapkan bahwa sang pelatih masih berada di luar negeri untuk mendampingi istrinya yang sedang melahirkan. Meski demikian, Ahmad memastikan bahwa persiapan tim tetap berjalan sesuai arahan dari Tavares.
PSM Makassar Tetap Jalankan Instruksi Tavares
Ahmad Amiruddin menegaskan bahwa absennya Bernardo Tavares tidak akan memengaruhi kesiapan tim.
“Mengenai dengan kehadiran coach (Bernado Tavares), beliau belum sempat bergabung bersama kami karena masih berada di negara untuk menemani istri melahirkan, tetapi untuk persiapan tim, mulai dari evaluasi pertandingan, analisa lawan, game plan yang akan kita coba terapkan, itu semua dari beliau,” ujarnya.
Sebagai asisten pelatih, Ahmad menyatakan bahwa dirinya dan staf pelatih lainnya hanya menjalankan program yang telah disusun oleh Tavares.
“Kami di sini asisten cuma membantu menjalankan apa yang menjadi programnya. Terkait dengan Persik Kediri tidak bermain di kandang dan bermain di Blitar sini, bukan keuntungan kami, karena jarak Kediri ke Blitar juga tidak terlalu jauh. Kami juga tanpa suporter. Tetapi apapun itu di pertandingan, kami mencoba memberikan segalanya untuk pertandingan,” tambahnya.
Reza Arya: Kami Tetap Fokus
Kiper PSM Makassar, Reza Arya, juga mengungkapkan bahwa absennya Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares bukan masalah besar bagi tim.
“Saya merasa tidak masalah karena coach Tavares menemani istrinya di sana melahirkan. Secara fisik coach Tavares tidak ada di sini, tetapi mungkin secara mental dia mendampingi tim. Karena apapun itu, coach Tavares pasti memantau tim dan melihat perkembangan pemain. Saya pikir tidak terlalu masalah. Yang terpenting kita sebagai pemain akan bekerja keras,” ucapnya.
Terkait laga yang dimainkan di Blitar, Reza menilai bahwa lokasi pertandingan tetap bisa dihadiri oleh suporter Persik Kediri.
“Terkait pertandingan Kediri main di Blitar, menurut saya Kediri dan Blitar tidak terlalu jauh, mungkin suporter Kediri bisa datang. Seperti coach Amir (Ahmad Amiruddin) bilang, kita dari Surabaya ke sini kan harusnya di Kediri hanya dua jam, tetapi kita harus menempuh jarak lagi sejam lebih lama dari Kediri,” jelasnya.
Reza juga menegaskan bahwa timnya harus fokus pada permainan mereka sendiri.
“Kita sebagai pemain, apapun itu harus menerapkan permainan terbaik, karena di pertandingan sebelumnya kita belum mendapatkan hasil yang bagus,” pungkasnya. [nm/but]






