Jakarta (beritajatim.com) – PSIS Semarang dituntut bermain lebih tajam saat menghadapi Arema FC. Kedua klub ini akan bertemu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (5/2/2024).
Sebelum melawan tim berjuluk Singo Edan itu, PSIS telah menahan imbang 1-1 tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga tunda di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Selasa (30/1/2024).
Belajar dari hasil di markas Persebaya, pelatih PSIS Gilbert Agius ingin skuad berjuluk Mahesa Jenar tersebut tidak buang peluang. Mereka juga dituntut tampil lebih agresif.
“Saya ingin PSIS tampil lebih agresif untuk dapat menghukum lawan dengan gol,” tegas Gilbert Agius.
Hasil imbang di laga melawan Persebaya ini membuat PSIS mengumpulkan 39 poin dan masih berada peringkat keempat dari 18 kontestan Liga 1 musim ini. Selain itu, hasil imbang itu juga menjadi modal untuk melawan Arema.
Sementara itu, menyikapi pertandingan lawan PSIS, pelatih Arema Fernando Valente telah menganalisis kekuatan calon lawannya itu.
“Kami persiapkan. Mereka membuat beberapa perubahan. Tetapi kami fokus ke tim sendiri dan ide sendiri. Yang pasti bagaimana kita memberikan beberapa info tentang PSIS,” ujar Fernando Valente. [faw/beq]






