Blitar (beritajatim.com) – PSHT Kabupaten Blitar menggelar Pelatihan Wasit dan Juri Pencak Silat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi PSHT dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Blitar untuk mencari bibit-bibit berkompeten di bidang Wasit dan Juri.
Pelatihan Wasit dan Juri digelar selama dua hari di Gedung BUMDes Desa Karangsono. Agenda ini diikuti puluhan anggota PSHT Cabang Kabupaten Blitar.
“Kami selama dua hari ini mengadakan pelatihan pelatih untuk pencak silat prestasi, wasit dan juri untuk anggota PSHT Cabang Kabupaten Blitar, Untuk itu kami mendatangkan pelatih dari Malang yang sudah berlisensi internasional,” ucap Ketua PSHT Cabang Kabupaten Blitar, Roby Marton, Senin (8/5/2023).
Dalam kegiatan ini total ada 57 anggota PSHT Cabang Kabupaten Blitar yang mengikuti pelatihan ini. Mereka terdiri dari pelajar dan masyarakat umum. Diharapkan pelatihan ini dapat mencetak wasit dan juri yang mumpuni di lingkup IPSI.
“Selanjutnya kita juga mencetak pelatih yang akan melatih di tingkat SD, SMP dan SMA,” kata Roby.
Baca Juga:
Merasa Dianaktirikan, PSHT Komplain ke Pemkab Blitar
Sementara itu, Edi Suhartono sosok narasumber yang hadir dalam pelatihan tersebut mengatakan, dirinya diminta untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelatih, di PSHT Cabang Kabupaten Blitar.
Pelatihan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi penjurian dan aturan wasit saat pertarungan pencak silat.
Edi menambahkan, para peserta pelatihan juga diberikan pemahaman tentang pertandingan, juga bagaimana menyikapi peraturan terbaru dari IPSI. Diharapkan dalam kurun waktu 2 hari ini teman-teman bisa menerima semua pelajaran tadi.
“Seperti latihan fisiknya harus seperti apa, latihan tehniknya harus bagaimana,” terang Edi.
Selebihnya, Edi menandaskan, di PSHT Cabang Kabupaten Blitar ini sebenarnya memiliki potensi yang sangat tinggi. Tinggal bagaimana memaksimalkan potensi yang ada.
Baca Juga:
Pengesahan Warga Baru PSHT, Polresta Kediri Rakor Pengamanan
Optimisme Edi tersebut muncul lantaran dirinya telah banyak mengenal para anggota PSHT Cabang Kabupaten Blitar saat bertarung di turnamen yang diselenggarakan di Malang.
Menurutnya atlet muda Blitar memiliki potensi yang luar biasa asalkan mau mengikuti semua aturan dan pelatihan yang diberikan.
“Bisa muncul juara-juara baru ditingkat Provinsi Jawa Timur dari PSHT Cabang Kabupaten Blitar,” pungkas Edy Suhartono yang juga sebagai Ketua Lembaga Prestasi PSHT pusat ini. [owi/beq]






