Bondowoso (beritajatim.com) — Progres penerapan sistem tiket elektronik (e-ticketing) di sejumlah objek wisata unggulan di Kabupaten Bondowoso telah mencapai 80 persen.
Bank Jatim sebagai mitra teknis siap menyelesaikan implementasi ini pada akhir April 2025 dan menyiapkan tambahan perangkat m-POS untuk mendukung operasional di lapangan.
Pimpinan Cabang Bank Jatim Bondowoso, Kristina Katrin, menjelaskan bahwa saat ini tinggal menunggu pendaftaran QRIS dari Bank Indonesia serta pembuatan akun pengguna untuk masing-masing titik wisata.
Semula, e-ticketing direncanakan untuk empat lokasi, kini bertambah satu menjadi lima titik wisata.
“Lima titik itu adalah Kawah Wurung (Kawu), Pemandangan Arak-Arak, Pemandian Air Panas Blawan, Black Lava Plalangan, dan Pal Tuding,” kata Kristina kepada BeritaJatim.com, Selasa (29/4/2025).
Khusus Pal Tuding, e-ticketing akan melayani tiket penerbitan surat keterangan (Suket) Kesehatan dan parkir yang sebelumnya dikelola terpisah.
“Masing-masing titik akan dilengkapi satu unit m-POS (mobile point of sale), yaitu perangkat pembayaran berbasis mobile yang memungkinkan transaksi dilakukan menggunakan ponsel atau tablet,” urainya.
Dengan m-POS, pengunjung dapat melakukan pembayaran tiket secara digital menggunakan kartu kredit, debit, atau QRIS, tanpa perlu uang tunai.
“Bank Jatim juga siap menambah m-POS jika terjadi lonjakan pengunjung di masing-masing destinasi,” ulasnya.
Selain itu, untuk mendukung kelancaran transaksi, Bank Jatim menyediakan dukungan provider internet di kawasan Kawu dan Blawan.
“Sistem e-Ticketing berbasis QRIS ini mempermudah pengunjung melakukan pembayaran secara digital melalui mobile banking. Layanan perbankan yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi melalui ponsel,” beber Kristina.
Transaksi juga bersifat real time, sehingga dana langsung masuk ke rekening pengelola tanpa perlu menunggu hari berikutnya.
“Manfaatnya besar. Wisatawan tidak perlu lagi membawa uang tunai. Cukup dengan ponsel, semua pembayaran bisa dilakukan secara cepat dan aman. Pengelola juga bisa langsung memantau saldo masuk,” tambah Kristina.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Mulyadi, mengapresiasi percepatan ini.
Menurutnya, e-ticketing tidak hanya memudahkan wisatawan tetapi juga memperkuat transparansi pengelolaan keuangan destinasi wisata.
“Sinyal internet di lokasi wisata, seperti di Pemandangan Arak-Arak, sudah mendukung, sehingga sistem ini bisa berjalan maksimal,” kata Mulyadi.
Ia menargetkan, pada akhir bulan ini e-ticketing di Pemandangan Arak-Arak dan Kawah Wurung sudah bisa beroperasi.
“Disusul Black Lava Plalangan, Pemandian Air Panas Blawan dan Paltuding pada bulan berikutnya,” tegas Mulyadi. (awi/ted)






