Sampang (beritajatim.com) – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang masih menghadapi kendala serius. Salah satunya adalah belum berfungsinya posko pengaduan masyarakat yang seharusnya dikelola oleh Satgas Kabupaten.
Hingga kini, posko tersebut belum dapat direalisasikan lantaran belum adanya alokasi anggaran dari pemerintah daerah.
Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto, mengatakan pembentukan posko pengaduan sebenarnya sudah masuk dalam rencana kerja. Namun, pelaksanaannya terhambat karena menunggu ketersediaan dana.
“Posko pengaduan resmi, memang belum terbentuk karena anggarannya belum ada,” ucapnya, Kamis (11/9/2025).
Meski belum memiliki posko resmi, Satgas MBG memastikan masyarakat tetap bisa menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan program. Untuk sementara, laporan atau aduan bisa langsung disampaikan melalui Pemkab Sampang.
“Tapi hingga saat ini belum ada laporan masuk terkait permasalahan dalam program MBG di lapangan,” tandasnya.
Dengan kondisi tersebut, pengawasan program MBG di Kabupaten Sampang untuk sementara masih mengandalkan koordinasi lintas instansi tanpa adanya wadah aduan khusus. Padahal, posko pengaduan dianggap penting sebagai sarana evaluasi pelaksanaan program yang menyasar ribuan siswa di daerah. [sar/ian]






