Ngawi (beritajatim.com) – Produsen tahu di Desa Gelung Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengeluhkan tinggijya harga kedelai. Kini harga kedelai mencapai Rp14.000 per kilogram.
Seperti yang dialami oleh Sayid Ansori, produsen tahu di kawasan Gang Tahu desa setempat. Karena tingginya harga bahan baku, produksi mereka jadi berkurang. “Dulu sampai 100 kilogram. Sekarang tinggal 75 kilogram saja. Kami ga bisa menaikkan. Harga tetap Rp30.000 per papan isi 15 potong tahu besar,” kata Sayid, Senin (13/11/2023).
Sayid mengatakan, harga kedelai sudah mencapai Rp14.000 sejak dua minggu lalu. Dirinya hanya bisa mengecilkan ukuran tahu tanpa bisa menaikkan harga. Hal itu tak hanya dialaminya, tapi juga produsen tahu yang lain. “Akibatnya banyak yang berangsur gulung tikar. Dari 14 produsen tahu di gang ini, tinggal dua orang saja yang masih produksi sampai sekarang,” lanjutnya.
Mereka hanya mengharap jika bahan baku kedelai bisa turun. Jika tidak, maka seluruh produsen tahu di Desa Gelung bisa gulung tikar. [fiq/kun]
BACA JUGA: Srambang Park, Wisata Alam Ngawi yang Indah dan Memukau






