Malang (beritajatim.com) – Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) Universitas Negeri Malang (UM) menggandeng Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) serta industri nasional untuk menyusun buku ajar terstandarisasi. Kolaborasi lintas negara ini menjadi bagian dari strategi taktis prodi dalam memperkuat portofolio dan rekam jejak profesional mahasiswa sejak dini.
Kepala Program Studi PTB UM, Ir. Muhammad Aris Ichwanto, S.Pd., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa orientasi pengembangan mahasiswa saat ini memang berfokus pada pembentukan rekam jejak profesional sejak semester awal, bukan lagi sekadar kelulusan formal. Guna meningkatkan daya saing, mahasiswa dibekali dengan serangkaian pelatihan terstruktur, pengalaman belajar, serta sertifikasi internasional.
“Kami berkomitmen tidak hanya meluluskan mahasiswa, tetapi juga membentuk portofolio mahasiswa. Hal ini kami buktikan melalui berbagai dorongan publikasi artikel dan dukungan pemerolehan perlindungan karya melalui HKI (Hak Kekayaan Intelektual),” ujar Aris saat memberikan keterangan resmi, Senin (18/5/2026).
Strategi kerja sama ini diambil guna melahirkan lulusan sektor teknik yang inovatif, adaptif, sekaligus siap bersaing di pasar kerja level global. Selain penyusunan buku ajar, PTB UM juga menginisiasi kemitraan strategis dengan berbagai mitra akademis maupun sektor industri di tingkat nasional hingga internasional.
Pada skala global, program studi ini aktif menjalankan skema pertukaran pelajar (student exchange) serta menerapkan sistem pengujian skripsi lintas perguruan tinggi dengan kampus di Malaysia. Kemitraan internasional tersebut dilaporkan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran serta capaian prestasi mahasiswa PTB UM dalam kejuaraan bergengsi bidang Teknik Sipil.
Terkait proyek penyusunan buku, hilirisasi riset tersebut diwujudkan lewat kerja sama konkret dengan dunia industri nasional dan UTHM Malaysia guna menyusun buku panduan teknis konstruksi yang sesuai standar kebutuhan industri modern.
“Kami bekerja sama dengan pihak industri nasional dalam pembuatan buku ajar berkaitan dengan pemasangan batu bata dan pemasangan lantai untuk bangunan industri maupun tempat tinggal,” jelas Aris menjabarkan fokus kolaborasi tersebut.
Selain penguatan aspek keilmuan, PTB UM melakukan terobosan nonakademis dengan memfasilitasi pembentukan E-Sport Club resmi, menjadikannya sebagai satu-satunya program studi di lingkungan UM yang memiliki wadah tersebut. Organisasi ini sengaja dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kompetisi internasional sebagai bentuk dukungan konkret terhadap minat digital mahasiswa.
Sebagai informasi, seluruh upaya yang dirancang oleh PTB UM ini berjalan selaras dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pemenuhan poin 4 terkait penyediaan pendidikan berkualitas serta poin 17 mengenai penguatan kemitraan multilateral demi mencapai tujuan bersama.
“Integrasi pendidikan berbasis kemitraan dengan berbagai pihak eksternal merupakan kunci utama dalam menghadirkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan dinamika industri. Melalui langkah progresif ini, PTB UM berupaya membangun karakter, kreativitas, serta kompetensi teknis mahasiswa secara menyeluruh dan berkesinambungan,” kata Aris menutup penyampaian. (dan/kun)






