Surabaya (beritajatim.com) – Prihantono, 57 tahun, lulus dengan predikat Cumlaude dari Program Magister Terapan dalam Wisuda ke-23 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) pada Sabtu (5/10/2024).
Dia mengisahkan motivasi kuliahnya yang berasal dari amanah ayahnya. Ia menuturkan, ayahnya berpesan agar dirinya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi jika ada uang dan waktu.
Meskipun sebelumnya ingin kuliah saat bekerja sebagai Kepala Stasiun Televisi Swasta di Surabaya, Prihantono tidak dapat melakukannya karena keterbatasan waktu.
Setelah pensiun pada April 2022, ia pun mulai mencari informasi tentang program magister teknik dan mendaftar di PENS pada Agustus tahun yang sama.
“Saya memilih PENS karena fokus pada aplikasi praktis. Pengalaman kerja saya tidak banyak didukung ilmu terapan, dan saya ingin belajar tentang program elektro dan telekomunikasi,” jelasnya.
Selama kuliah, Prihantono menyadari banyak teknologi yang ia pelajari sudah ketinggalan zaman, dan ia merasa harus belajar kembali.
Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, semangatnya didorong oleh teman-teman yang lebih muda dan tentu juga dukungan dari para dosen. “Dosen-dosen, terutama yang muda dan hebat, sangat mendukung studi saya. Ini benar-benar pengalaman baru yang menyenangkan,” tuturnya.
Prihantono mengaku ingin melanjutkan studi ke jenjang Doktoral. Namun, ia juga masih mempertimbangkan kondisi kesehatannya. Saat ini, dirinya memutuskan untuk fokus pada kesehatan terlebih dahulu. “Jika kesehatan memungkinkan, saya akan mendaftar untuk melanjutkan kuliah. Saya juga sudah berdiskusi dengan Prof Novi Ayub tentang sistem siber fisik,” tambahnya.
Kepala Program Studi Pasca Sarjana Terapan Dr Bima Sena Bayu Dewantara mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat 19 dari 20 wisudawan Pasca Sarjana yang berpredikat Cumlaude. “Semua tergantung niat dan kemauan. Kami menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung atmosfer pembelajaran positif di PENS,” ujarnya.
Tahun ini, PENS meluluskan 773 wisudawan dari berbagai jenjang dan program studi, dengan beberapa lulusan sudah mendapatkan pekerjaan sebelum wisuda. [ipl/kun]






