Sampang (beritajatim.com) – Warga Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas yang terkapar bersimbah darah pada Minggu (2/11/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Tambelangan, AKP Saprawi, membenarkan adanya laporan penemuan seseorang yang diduga menjadi korban penganiayaan. “Korban ternyata masih hidup dan warga segera membawanya ke Puskesmas setempat,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Namun, upaya penyelamatan nyawa korban tidak membuahkan hasil. Setibanya di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.03 WIB. “Untuk identitas korban dan motif kejadian masih dalam penyelidikan,” imbuh AKP Saprawi.
Kasi Humas Polres Sampang, Iptu Eko Puji Waluyo, juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan mayat tersebut. Ia menyebut, korban diduga meninggal akibat penganiayaan berat.
“Kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban dan motif di balik dugaan penganiayaan tersebut,” tandasnya.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan dan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. [sar/beq]






