Kediri (beritajatim.com) – Seorang pria paruh baya, Wiji Anwar, warga Dusun Wonorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri ditemukan meninggal dunia mendadak di pinggir jalan pada Rabu (30/4/2025).
Kapolsek Semen, Iptu Bambang Heri Muljono, mengatakan pria 47 tahun itu mengalami kejadian nahas saat pergi ke warung untuk membeli sarapan.
“Seperti biasa pada pagi hari ia berjalan kemudian agak berlari menuju warung dekat rumah, pada saat berlari tersebut secara tidak sengaja korban oleng dan jatuh tengkurap, jatuh pertama kali pada dagu korban berdarah dan tidak sadarkan diri,” katanya Kamis (1/5/2025).
Kemudian para saksi yang saat itu melihat kejadian tersebut melaporkannya kepada perangkat desa setempat untuk diteruskan kepada pihak kepolisian.
Setelah diidentifikasi dari pihak puskesmas, diketahui korban memiliki riwayat hipertensi sebab keluarnya darah pada telinga.
Selain itu, saat ditemukan petugas kepolisian kondisi jenazah tidak ada luka aniaya baik benda tumpul atau tajam, luka pada dahi kanan akibat korban jatuh terjungkal. Lalu tubuh korban kondisi masih lemas, kematian belum sampai 1 jam.
Dari hasil olah TKP, Bambang menambahkan bahwa pihak keluarga merasa dan memaklumi kematian korban, mengingat memiliki riwayat penyakit darah tinggi.
“Maka pihak keluarga tidak menuntut pihak manapun secara hukum. Jenazah korban sudah dilaksanakan pemeriksaan oleh tim inafis Polres Kediri Kota kemudian jenazah dimakamkan oleh keluarga,” imbuhnya. [nm/beq]






