Surabaya (beritajatim.com) – Petugas gabungan melakukan pencarian seorang pria yang diduga nekat bunuh diri di sungai dari atas jembatan Jalan Raya Nginden, Rabu (04/09/2024) malam. Dari pantauan Beritajatim.com, pencarian ditutup pukul 21.00 WIB.
Buyung Hidayat, Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya mengatakan pencarian menemui hambatan lantaran bertepatan dengan pasang air laut. Selain itu, sungai yang tertutupi dengan eceng gondok juga menjadi tantangan tersendiri.
“Update pencairan sudah dilakukan pencarian dari atas permukaan air. Setelah Magrib Basarnas gabung, Damkar gabung, malam ini akan coba pencarian dalam. Ada beberapa personel cari penyelaman,” kata Buyung.
Buyung menjelaskan bahwa pihaknya akan mendirikan posko di sekitar lokasi agar masyarakat yang menemukan korban bisa langsung melapor. Petugas akan melanjutkan pencarian pada Rabu (04/09/2024) besok pagi pukul 07.30 WIB.
“Besok dievaluasi Tim SAR gabungan. Ada 8 instansi SAR gabungan yang melakukan pencarian,” tutur Buyung.
Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mencari informasi identitas korban yang diduga melakukan bunuh diri. Sampai saat ini, belum ada keluarga yang melaporkan kehilangan.
“Informasinya orang pencari barang bekas. Ini anggota sedang menelusuri untuk mengungkap identitasnya,” tutup Made.
Diketahui sebelumnya, Diduga bunuh diri, seorang pria nekat lompat di sungai dekat simpang empat Panjang Jiwo, Rabu (04/09/2024). Dari keterangan saksi yang melihat, pria yang nekat loncat dari jembatan itu memakai baju merah dan celana pendek.
“Duduk lama di pinggir jembatan tadi mas,” kata Joko salah satu pemancing di sungai.
Joko mengatakan dirinya tidak curiga karena dikira korban hendak mancing. Ia pun tidak seberapa memperhatikan sampai ada suara air yang keras. Setelah lompat, korban sempat minta tolong sebelum akhirnya hilang.
“Sempat minta tolong, tapi gak ada yang berani nyebur karena posisinya di tengah (sungai),” tutur Joko. (ang/ian)






