Mojokerto (beritajatim.com) – Kejadian pencurian di wilayah hukum Polres Mojokerto kembali menjadi sorotan setelah aksi tersebut terekam oleh kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV).
Dusun Bendungan, Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto menjadi lokasi terjadinya insiden tersebut.
Video berdurasi 1,26 menit yang diunggah oleh akun Liekha Liekhu memperlihatkan seorang pria dengan celana pendek, jaket, dan helm, datang dengan sepeda motor dan berhenti di salah satu rumah. Kejadian ini terekam pada Sabtu (22/7/2023) dini hari, saat kondisi sekitar rumah terlihat sepi.
Seperti caption yang disematkan dalam video tersebut, “Sng ati” lurr Lokasi bendungan Mojoanyar Kejadian tadi sebelum subuh,”.
Dalam video, pria tersebut tampak berhati-hati dan beberapa kali menatap ke arah CCTV dengan kedua tangannya membentang lanyaknya, namun diyakini bahwa itu mungkin dilakukan untuk mengamati situasi sekitar.
Baca Juga: Marak Aksi Pencurian Kabel Listrik, Kapolresta Mojokerto: Masyarakat Tak Sadar Jadi Korban
Kurang dari dua menit, pria tersebut berhasil mencuri burung dalam sangkar yang berada di teras rumah milik Choirul Muhani, korban pencurian. Setelah mendapatkan barang incarannya, pelaku dengan cepat melarikan diri menggunakan sepeda motornya.
Liekha Liekhu, kerabat korban, mengungkapkan bahwa kejadian terjadi sebelum subuh, sekitar jam 3 pagi. “Burung yang dicuri dari teras rumah kakaknya tersebut memiliki nilai ekonomis yang rendah, kurang dari Rp100 ribu,” kata Liekha.
Liekha juga menyatakan bahwa aksi pencurian telah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut, termasuk kehilangan ternak seperti ayam dan burung peliharaan. Meskipun aksi pencurian tersebut terekam CCTV, tidak ada laporan resmi yang dilaporkan ke pihak kepolisian.
[berita-terkait number=”2″ tag=”pencurian-mojokerto”]
Kepolisian setempat diharapkan untuk segera melakukan tindakan terkait kejadian ini dan meningkatkan keamanan wilayah agar masyarakat dapat merasa lebih aman dan tenang. Penggunaan teknologi CCTV membantu mengidentifikasi dan mencegah tindakan kriminal, sehingga kerjasama masyarakat dan pihak berwenang dalam melaporkan kejadian seperti ini sangat penting. (tin/ted)






