Sumenep (beritajatim.com) – Warga Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep Madura, dikejutkan dengan bau busuk menyengat dari sebuah rumah di wilayah tersebut. Rumah itu dihuni oleh Bambang Hariyanto (65).
Salah satu tetangga Bambang, Samsul Arifin mengaku mencium bau busuk yang sangat menyengat dari rumah Bambang. Saat itu kondisi pintu rumah tertutup. Samsul pun menyampaikan kondisi itu ke salah satu perangkat desa, Kusnadi.
Kusnadi pun menuju rumah Bambang bersama Kepala Desa Batuan, Juned. Sesampainya di rumah kontrakan Bambang, Kepala Desa melihat dari jendela, kondisi di dalam rumah. Ternyata terlihat ada sesosok tubuh sudah dalam keadaan membusuk.
Kepala Desa pun menghubungi Bhabinsa Desa Batuan. Kemudian mereka bersama-sama mendobrak pintu rumah kontrakan Bambang.

“Ketika pintu terbuka, didapati Bambang sudah dalam kondisi meninggal dan mayatnya sudah membusuk,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Rabu (13/08/2025).
Anggota Polsek Kota dan Polres Sumenep pun melakukan olah TKP dan membawa korban ke RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan otopsi.
“Namun keluarga korban menolak dilakukan otopsi maupun visum terhadap jenazah. Keluarga korban memilih untuk membawa jenazah pulang dan segera memakamkannya,” terang Widiarti.
Keluarga korban mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap ini adalah takdir Allah. Menurut keterangan keluarga korban, korban diketahui menderita penyakit jantung dan pembuluh darah.
“Sebelum ditemukan meninggal, korban memang masih melakukan pengobatan intensif di RSUD H Moh. Anwar Sumenep,” ungkap Widiarti. (tem/but)






