Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri menatap laga tandang pekan ke-32 Super League 2025/2026 dengan ambisi tinggi. Macan Putih akan menghadapi tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (8/5/2026) sore.
Dengan koleksi 36 poin, Persik saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara. Posisi tersebut membuat mereka unggul sembilan angka dari Persis Solo yang berada di batas atas zona degradasi di peringkat ke-16.
Secara hitung-hitungan, satu poin tambahan sudah cukup untuk memastikan Persik bertahan di kasta tertinggi tanpa bergantung pada hasil tim lain. Namun, Marcos Reina sebagai pelatih Persik Kediri menegaskan bahwa timnya tidak akan mengendurkan ambisi di sisa musim kompetisi.
“Secara matematis kami hanya butuh satu poin untuk aman. Tapi pekerjaan kami belum selesai. Kami masih harus menyelesaikan kompetisi sampai tuntas dan finis di peringkat lebih baik dari musim lalu. Makanya kami tetap harus meraih tiga poin lawan Semen Padang nanti,” ujar Marcos Reina.
Ia juga mengingatkan anak asuhnya agar tetap waspada meski lawan mereka, Semen Padang FC, sudah dipastikan terdegradasi ke Championship musim depan. Menurutnya, situasi tersebut justru bisa membuat lawan bermain tanpa tekanan dan lebih berbahaya.
“Pertandingan seperti ini justru berbahaya bagi kami. Semen Padang akan bermain tanpa tekanan dan itu bisa membuat laga lebih sulit. Kami harus tetap fokus dan menunjukkan respek,” katanya.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa seluruh pemain Persik kini berada dalam kondisi siap tempur, meski jadwal padat menjadi tantangan tersendiri setelah menghadapi Arema FC dan Borneo FC dalam rangkaian pertandingan sebelumnya.
“Jadwal sangat ketat, tapi kami punya sedikit waktu untuk persiapan. Kami sudah mempelajari rencana permainan dan siap menjalankannya,” ucapnya.
Di sisi lain, Semen Padang juga menatap laga ini dengan motivasi tersendiri. Meski sudah resmi terdegradasi dan tertahan di peringkat ke-17 dengan 20 poin, Kabau Sirah tetap bertekad memberikan hasil terbaik di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih kepala Semen Padang Imran Nahumarury menegaskan bahwa timnya tetap wajib tampil profesional hingga akhir musim. “Walaupun situasi kita cukup berat, saya berharap seluruh pemain tetap punya semangat juang dan motivasi tinggi untuk meraih kemenangan. Bermain di kandang tentu menjadi motivasi tambahan bagi tim,” kata Imran. (faw/kun)






