Surabaya (beritajatim.com) – Derbi Jawa Timur pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 mempertemukan Arema FC menghadapi Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/1/2026). Laga ini menjadi ujian penting bagi kedua tim untuk mengamankan posisi di klasemen.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos menegaskan kepada para pemain agar tetap fokus dan menjaga emosi. “Besok harus menang karena kami membutuhkan tiga poin. Jika mental bagus, bisa menjaga emosi, dan berkonsentrasi penuh tentu tidak akan ada masalah,” ujarnya.
Menurut Santos, kemenangan akan menjadi momentum untuk membuka keran hasil positif di laga kandang.
Sejauh putaran pertama musim ini, performa Arema FC di Kanjuruhan belum ideal. Dari delapan pertandingan kandang, tim Singo Edan baru menang dua kali, imbang sekali, dan menelan lima kekalahan. Rekor empat pertemuan terakhir melawan Persik Kediri juga belum berpihak pada mereka, dengan dua kekalahan telak 5-2 (musim 2023/2024) dan 3-0 (musim 2024/2025).
“Persik memiliki penampilan dan organisasi permainan yang bagus. Saya sudah melihat dan membaca gaya bermain mereka,” tambah Santos.
Kabar positif bagi Arema, penyerang andalan Dalberto Luan diperkirakan bisa tampil setelah absen tiga pertandingan. Meski kebugarannya belum 100 persen, Santos optimistis Dalberto dapat memberikan kontribusi.
“Dalberto berlatih di Brasil selama absen dan kondisinya sekitar 60-70 persen, tapi dia siap,” jelas Santos.
Pemain Arema FC, Valdeci Moreira, menegaskan tekad tim untuk menutup putaran pertama dengan kemenangan. “Dengan kemenangan, kami bisa naik peringkat. Kehadiran Dalberto tentu menambah kekuatan tim, tapi yang terpenting tetap kompak,” ujarnya.
Di sisi lain, Persik Kediri juga mengincar kemenangan untuk memperkuat posisi mereka di klasemen. Pelatih Persik, Marcos Reina, mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada meski memiliki catatan bagus melawan Arema.
“Persik akan mencari cara memenangkan pertandingan. Posisi kami dan Arema di klasemen terpaut satu poin, jadi konsentrasi penuh sangat penting,” katanya.
Catatan empat pertemuan terakhir menunjukkan dominasi Persik Kediri. Mereka berhasil menaklukkan Arema baik di kandang maupun tandang, dengan total mencetak 10 gol ke gawang Singo Edan.
Pemain Persik, Syahrian Abimanyu, menambahkan, “Melawan Arema FC adalah perjalanan penting yang harus dimenangkan. Insyaallah kami akan memperlihatkan pertandingan terbaik besok.”
Laga ini diprediksi berjalan sengit, karena selain rivalitas regional, kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen Super League 2025/2026. (faw/kun)






