Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya menatap laga Derbi Jawa Timur (Jatim) kontra Madura United dengan kesiapan penuh pada pekan ke-16 Super League 2025/2026. Pertandingan sarat gengsi itu akan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan pada Sabtu (3/1/2026) malam.
Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi memastikan persiapan tim berjalan optimal meski waktu latihan relatif terbatas akibat pergantian tahun. Ia menilai situasi tersebut bukan kendala berarti karena kondisi serupa juga dialami Madura United.
“Waktunya memang singkat karena tahun baru, tapi saya kira Madura United juga sama. Intinya, untuk pertandingan besok semua sudah siap,” kata Uston.
Uston menegaskan faktor kehadiran penonton tidak memengaruhi mental bertanding skuad Bajul Ijo. Persebaya, menurutnya, tetap akan bermain dengan determinasi tinggi demi hasil maksimal.
“Dengan atau tanpa suporter, kami tetap fight. Kami tidak terpengaruh. Bahkan kalau ada suporter, mungkin banyak pendukung kami yang datang. Intinya, kami siap memberikan yang terbaik melawan Madura,” ujarnya.
Ia juga menilai duel kedua tim akan berjalan menarik karena sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi. Meski demikian, Uston meminta pemainnya tidak terjebak pada hasil laga sebelumnya.
“Kami tahu tren kedua tim di pertandingan terakhir sama-sama bagus. Itu membuat laga ini menarik. Tapi pertandingan kemarin sudah kami lupakan, sekarang fokus ke laga melawan Madura,” ucapnya.
Dari sisi pemain, kapten Persebaya Bruno Moreira menyampaikan optimisme serupa. Ia menilai seluruh agenda latihan jelang pertandingan berjalan sesuai rencana dan kondisi tim berada pada level terbaik.
“Persiapan berjalan baik. Kami berlatih sangat baik minggu ini dan semua pemain siap menghadapi Madura United untuk mencoba meraih tiga poin,” ujar Bruno.
Gelandang asal Brasil itu mengakui laga tandang di Pamekasan bukan tantangan ringan. Meski kedua tim sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan terakhir, Bruno menekankan setiap laga memiliki karakter yang berbeda.
“Kami menang di pertandingan terakhir, Madura juga menang. Itu bagus untuk kepercayaan diri, tapi ini pertandingan lain, benar-benar berbeda,” katanya.
Bruno menegaskan pentingnya membuka lembaran baru dalam duel penuh rivalitas tersebut. Ia meminta rekan-rekannya kembali bertarung dengan fokus dan semangat penuh.
“Sejarah lain harus dibuat. Kami siap berjuang di sini dan mencoba meraih tiga poin. Ini pertandingan yang berbeda. Kami harus melupakan laga terakhir, berjuang lagi, memberikan yang terbaik lagi,” tuturnya.
Di kubu tuan rumah, Madura United juga menatap laga ini dengan ambisi besar. Pertandingan melawan Persebaya dinilai krusial untuk menjaga momentum sekaligus memperbaiki posisi di papan klasemen Super League.
Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengakui waktu persiapan cukup terbatas karena tim baru saja menjalani pertandingan pada akhir pekan. Fokus utama timnya adalah pemulihan kondisi fisik pemain tanpa mengurangi kesiapan menghadapi laga besar.
“Kita main di pertandingan lalu pada hari Minggu, kita butuh melakukan pemulihan kondisi pemain. Tapi kami siap dan tetap fokus untuk laga ini. Pemain juga tahu tanggung jawab mereka di pertandingan besar ini,” ujar Carlos.
Ia menegaskan kemenangan akan sangat berarti bagi Madura United. “Jika kami dapat tiga poin, ini akan sangat penting untuk memperbaiki posisi di papan klasemen,” tambahnya.
Sebelumnya, Persebaya tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara pada laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026. Pada pekan yang sama, Madura United menunjukkan ketajaman dengan menundukkan Semen Padang 5-1.
Performa Madura United yang kian solid, terutama dalam organisasi permainan dan penyelesaian akhir, diprediksi menjadi ancaman serius bagi Persebaya. Saat ini, Persebaya menempati peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 22 poin dari 15 pertandingan. Sementara Madura United berada di posisi ke-13 dengan 17 poin dari jumlah laga yang sama. (faw/ian)






