Sumenep (beritajatim.com) – Ratusan anggota Pramuka yang merupakan santri Ambalan Dhemang Arief, Yayasan Pondok Pesantren Al-arief Jate Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep mengisi Tahun Baru 2024 dengan melakukan penghijauan.
Koordinator penghijauan, Susandi mengatakan, para anggota Pramuka yang juga santri ini melakukan penanaman pohon di Pantai Komadu dan Pantai Beringin, Pulau Giliraja.
“Di Pantai Komadu kami menanam cemara udang, dan di Pantai Beringin menanam cemara udang dan mangrove,” katanya, Senin (1/1/2024).
Menurutnya, kegiatan penghijauan ini masuk dalam rangkaian kegiatan camping Pramuka santri Ambalan Dhemang Arief selama 2 hari.
“Penghijauan ini kami laksanakan untuk menggugah Andika Pramuka agar cinta alam. Kami awali dengan menanam cemara udang, dilanjutkan dengan penanaman mangrove,” ujarnya.
Penanaman bibit mangrove dan cemara udang tersebut bekerja sama dengan Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I).
“Kami mendapatkan bibit mangrove dan cemara udang itu dari FK3I. Kami juga didampingi saat melakukan penanaman,” ujarnya.
Sementara FK3I Korwil Madura Korlap Sumenep, Fadel Abu Aufa mengatakan, untuk kegiatan penghijauan Pramuka Santri itu, pihaknya menyiapkan 300 bibit mangrove dan 100 bibit cemara udang.
Ia juga memberikan arahan cara menanam mangrove dan perawatannya, agar bibit mangrove bisa tumbuh dengan baik dan aman dari terjangan ombak.
“Cara tanamnya harus zig zag, biar tahan terhadap terjangan ombak. Selain itu, juga supaya mangrove bisa tumbuh bagus, sehingga menjaga ekologi pesisir pantai,” tandasnya. [tem/beq]






