Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca di beberapa wilayah Jawa Timur pada Minggu (7/5/2023).
Dalam laporan tersebut, BMKG mengingatkan agar waspada terhadap dampak dari hujan lebat yang dapat terjadi di sejumlah daerah Jawa Timur.
Adapun dampak dari hujan lebat yang perlu diwaspadai yaitu jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah, volume aliran sungai meningkat/banjir hingga aliran banjir berbahaya dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah.
Berdasarkan laporan prakiraan berbasis dampak hujan lebat, beberapa daerah di Jatim berpotensi terkena dampak hujan lebat. Laporan tersebut berlaku pada hari ini, Minggu (7/5/2022) pukul 07.00 WIB hingga besok, Senin (8/5/2022) pukul 07.00 WIB.
Melansir dari Twitter @infobmkgjuanda, berikut ini wilayah di Jawa Timur yang berstatus waspada dampak hujan lebat :
BACA JUGA: WHO Cabut Status Darurat Global Covid-19, Kemenkes: Virusnya Masih Ada
- Jombang: Jombang, Peterongan, Kesamben, Tembelang, Megaluh, Bandarkedungmulyo, Megaluh, Wonosalam, Mojoagung, Mojowarno, Sumobito, Jogoroto
- Kediri: Kandangan
- Madiun: Kare, Gemarang
- Malang: Kasembon
- Mojokerto: Jatirejo, Gondang, Pacet, Kutorejo, Dlanggu, Trowulan
- Nganjuk: Patianrowo, Lengkong, Jatikalen, Sawahan
- Ngawi: Widodaren, Mantingan, Karanganyar
BMKG berpesan agar berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah. (nap)






