Jakarta (beritajatim.com) – Presiden terpilih Prabowo Subianto menggelar pemanggilan terhadap sejumlah calon menteri. Pemanggilan ini berlangsung sejak siang hingga petang, dengan durasi pertemuan yang bervariasi. Salah satu calon yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Doddy Hanggodo.
Setelah pertemuannya dengan Prabowo, Doddy Hanggodo mengungkapkan bahwa diskusi yang mereka lakukan masih bersifat umum, terutama mengenai visi “Asah Cita Mencapai Indonesia Emas 2045”. Ia juga menyatakan bahwa Prabowo menanyakan kesediaannya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Insya Allah 100 persen saya bersedia,” kata Doddy, Selasa (15/10/2024)
Ia menambahkan bahwa pembicaraan mengenai visi tersebut belum terlalu mendetail, dan pertemuan tersebut lebih merupakan diskusi formal yang masih terbuka untuk pembahasan lebih lanjut.
Dengan pemanggilan ini, Prabowo tampaknya mulai mempersiapkan jajaran kabinet yang akan membantunya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Doddy Hanggodo adalah seorang pengusaha dan profesional yang dikenal memiliki pengalaman luas di berbagai sektor. Latar belakangnya mencakup keterlibatan dalam dunia bisnis, di mana ia dikenal sebagai figur yang inovatif dan berkomitmen untuk membawa perubahan positif.
Dalam beberapa tahun terakhir, Doddy aktif dalam proyek-proyek strategis yang berfokus pada pengembangan industri nasional dan peningkatan daya saing Indonesia di pasar global.
Sebagai seorang pengusaha, Doddy memiliki rekam jejak yang solid dalam membangun perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor infrastruktur, teknologi, dan energi. Ia dikenal tidak hanya karena kesuksesan bisnisnya, tetapi juga karena pandangan visionernya terhadap masa depan Indonesia.
Salah satu visi besarnya adalah mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia diharapkan menjadi negara maju dengan ekonomi kuat dan masyarakat yang sejahtera.
Selain kiprahnya di dunia bisnis, Doddy juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia sering terlibat dalam inisiatif yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. [way/beq]






