Sidoarjo (beritajatim.com) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kekuatan sepak bola suatu negara dapat diukur dari tingkat kemakmuran dan semangat juangnya. Ia mencontohkan negara-negara di Afrika yang meski secara ekonomi tergolong kurang mampu, mampu menembus Piala Dunia berkat kerja keras dan mental juara.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai level tersebut jika mampu menanamkan semangat juang yang kuat. Apalagi dalam waktu dekat, Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia pada Kamis (20/3/2025) dan Bahrain pada (25/4/2025).
“Mereka enggak punya lapangan sebagus ini. Mereka jauh lebih miskin dari kita. Tapi semangatnya tak mau kalah. Indonesia harus belajar dari Afrika bagaimana cara membangkitkan semangat anak-anak kita,” ujar Prabowo Subianto, Kamis (20/3/2025).
Prabowo juga menyoroti bahwa banyak negara yang kerap tampil di Piala Dunia masih menghadapi keterbatasan dalam sarana dan prasarana olahraga. Oleh karena itu, menurutnya, fasilitas yang telah diperbarui di Indonesia harus menjadi penunjang utama dalam membentuk mental juara yang kuat bagi para pemain muda.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Prabowo memiliki target ambisius untuk membantu meloloskan Indonesia ke Piala Dunia. Salah satu langkah yang direncanakan adalah membangun tambahan 17 hingga 20 stadion baru dalam beberapa tahun ke depan guna mendukung perkembangan sepak bola nasional.
“Indonesia harus masuk Piala Dunia, itu tekad kita,” tegasnya.
Dengan perbaikan fasilitas ini, Prabowo berharap semakin banyak talenta muda yang muncul dan mampu membawa nama Indonesia ke pentas dunia. [way/beq]






