Sumenep (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep mengajukan bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Sumenep pada Minggu (14/05/2023).
Pengajuan berkas bacaleg dilakukan langsung Ketua DPC PPP didampingi sejumlah pengurus dan perwakilan caleg. Sambil membaca sholawat, mereka masuk ke Kantor KPU Sumenep.
“Semoga bacaleg yang kami ajukan ini semuanya memenuhi syarat dan statusnya bisa naik menjadi caleg,” kata Ketua DPC PPP Sumenep, Ali Fikri.

Sebelum mendaftarkan bacalegnya ke KPU, rombongan PPP terlebih dahulu mengunjungi makam raja-raja Sumenep, Asta Tinggi. Ziarah makam tersebut diniatkan sebagai upaya menyambung rohani dengan para ulama dan umaro Sumenep yang telah berpulang.
“Ini untuk menyambungkan rohani dengan para ulama yang pernah menjadi pemimpin Sumenep dulu. Kami akan berjuang, diniatkan ibadah. Tidak hanya untuk kepentingan duniawi,” ucapnya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/ini-7-tokoh-nu-layak-maju-pilpres-ada-nama-khofifah-dan-gus-yahya/
Sementara ketika ditanya tentang target perolehan kursi, Ali Fikri mengatakan, saat ini PPP di DPRD Sumenep telah memiliki 7 kursi. Untuk Pemilu 2024, ia berharap setidaknya mampu merebut 10 kursi.
“Kalau sekarang sudah punya 7 wakil, maka berikutnya harus ada 9 atau 10. Itu namanya ada progress bagus. Kalau hanya naik 1 kursi jadi 8, itu bukan progres. Apalagi kalau tetap 7, itu bisa disebut gagal,” ujarnya.
Ia berharap akan mendapat kursi di setiap dapil. Bahkan di dapil 1 dan 8, ia optimis PPP mampu mengambil 2 kursi. “Semoga bisa sesuai target,” katanya sambil di-Amini para pengurus yang lain. [tem/but]






