Pamekasan (beritajatim.com) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, kembali menjajal komunikasi bersama partai politik (parpol) lain, guna menyongsong pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Kali ini Ketua Desk Pilkada DPC PPP Pamekasan, Ali Masykur bersama rombongan melakukan silaturrahim ke Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan, Jl Bhayangkara 27 Laden, Pamekasan, Rabu, (15/5/2024).
Dalam kesempatan tersebut, rombongan dari PPP disambut langsung oleh Ketua DPD PAN Pamekasan, Abdul Haq bersama jajaran pengurus parpol yang dideklarasikan pada 23 Agustus 1998 di Istora Senayan Jakarta.
Sebelumnya rombongan parpol berlogo Ka’bah melakukan silaturrahim dan menyambangi Kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jl Trunojoyo, Pamekasan, Minggu (12/5/2024) lalu.
“Silaturahmi ini bukan tanpa dasar, sebab bagaimanapun PPP dan PAN di Pamekasan ini selalu mempunyai kesamaan visi dan misi dalam membangun Kabupaten Pamekasan,“ kata Ali Masykur.
Sejauh ini, PPP bersama PAN sempat berkoalisi pada Pilkada Pamekasan 2013 lalu. Bahkan pada saat itu, koalisi tersebut juga berhasil mengantarkan pasangan Achmad Syafii Yasin dan Khalil Asy’ari menjadi bupati dan wakil bupati Pamekasan.
“Selama ini koalisi PPP-PAN di Pamekasan, selalu searah dan sama-sama diuntungkan. Sebaliknya, kalau koalisi dengan parpol lain justru tidak diuntungkan,” ungkap politisi yang tercatat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pamekasan.
Sedangkan silaturrahim tersebut dilakukan sebagai upaya persiapan menjelang pilkada yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang. “Syukur-syukur kalau DPP PPP dan DPP PAN bisa memberikan rekomendasi yang sama terhadap pasangan calon di pilkada Pamekasan,” jelasnya.
Sementara Ketua DPD PAN Pamekasan, Abdul Haq mengaku tersanjung dengan kedatangan rombongan DPC PPP Pamekasan. “Sejauh ini, hanya PPP satu-satunya partai yang mau rembug bersama kami soal sosok atau figur yang bakal diusung,” ungkapnya.
“Mengacu pada hasil Pileg 2024 kemarin, kami saat ini hanya menunggu rembuk dari para partai lain. Kalau soal rekomendasi tentunya hak dari DPP PAN,” sambung Abdul Haq.
Tidak hanya itu, pihaknya juga tidak menampik jika PAN-PPP kembali berkoalisi pada pilkada mendatang. “Tak ada yang tak mungkin dalam politik, ya bisa saja nanti PPP dan PAN ini berkoalisi,” pungkasnya. [pin/ian]






