Pamekasan (beritajatim.com) – Jabatan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, hingga saat ini belum terisi sekalipun pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) IX PPP Pamekasan, dinyatakan selesai pada tiga bulan lalu.
Muscab IX PPP Pamekasan yang digelar di Auditorium Hotel Cahaya Berlian, Jl Raya Panglegur Nomor 69-71, Tlanakan, Pamekasan, Senin (6/12/2021) lalu. Menghasilkan rekomendasi berupa 5 (lima) orang pilihan yang diplot sebagai tim formatur.
Kelima orang tersebut, berasal dari 4 (empat) unsur berbeda di lingkungan partai politik (parpol) berlogo Ka’bah. Meliputi satu orang dari unsur Dewan Pengurus Pusat (DPP), satu orang dari unsur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), satu orang dari unsur DPC, serta dua orang lainnya dari unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Kelimanya diplot sebagai Tim Formatur berdasar hasil keputusan Muscab IX DPC PPP Pamekasan, namun mereka tidak serta merta dapat menetapkan ketua terpilih alias ketua definitif tanpa adanya Surat Keputusan (SK) dari DPP parpol.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ppp-pamekasan”]
Bahkan sebelumnya, Wakil Sekjen DPP PPP Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, Achmad Baidowi sempat menyampaikan jika penetapan Ketua DPC PPP Pamekasan, diperkirakan tuntas pada pertengahan Februari 2022 lalu.
“Soal penetapan Ketua DPC PPP Pamekasan, masih menunggu SK dari DPP. Insya’ Allah pertengahan Februari 2022 sudah keluar,” kata Achmad Baidowi di Pamekasan, Minggu (30/1/2022) lalu.
Selain itu, ia juga menyampaikan jika fenomena tersebut tidak hanya terjadi di kabupaten Pamekasan, tetapi di beberapa daerah lain di Jawa Timur, juga mengalami hal serupa. Di mana hasil musyawarah tingkat DPC juga masih menunggu SK dari DPP Parpol.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ppp-pamekasan”]
“Hal ini tentunya tidak lepas dari berbagai pertimbangan yang dijadikan sebagai patokan dalam mengeluarkan sebuah keputusan, khususnya bagi DPP. Mulai dari figur yang diusulkan hingga yang berhubungan dengan sosio kultur di tiap daerah, itu juga dijadikan sebagai salah satu pertimbangan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, ia juga menegaskan jika apapun keputusan DPP parpol merupakan sebuah kebijakan yang mengacu pada berbagai aspek, orientasinya demi kemajuan partai secara keseluruhan. “Dalam hal ini, tim formatur hanya mengusulkan. Untuk siapa yang layak memimpin nantinya tergantung DPP,” jelasnya, singkat.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, keberadaan SK Ketua Definitif PPP Pamekasan dari DPP PPP sudah selesai ditanda tangani. Namun hingga saat ini masih berada di tingkat DPW Jawa Timur dan belum sampai pada tingkat DPC PPP Pamekasan. [pin/but]






