Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Jember, Jawa Timur, mendesak agar pembelajaran tatap muka siswa sekolah dasar segera dimulai.
“Berdasarkan pantauan kamu atas keluhan masyarakat, proses kegiatan belajar mengajar di tingkat SD negeri masih belum berani melakukan pembelajaran tatap muka dengan alasan belum ada surat resmi dari Ketua Satuan Tugas Covid-19,” kata Sugiyono Yongki, juru bicara Fraksi PPP.
Sugiyono membandingkan dengan dibukanya pembelajaran tatap muka tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. “Kami meminta kepada bupati dan wakil bupati untuk segera menerbitkan surat izin dilaksanakannya kegiatan belajar mengajar tingkat SD,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pkb-jember”]
Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pembelajaran tatap muka telah dilaksanakan mulai jenjang SMP, dengan pertimbangan siswa sudah tervaksin. “Sedangkan pembalajaran tatap muka terbatas pada jenjang SD, pendidikan anak usia dini akan segera kami kaji lebih lanjut. Semuanya ini adalah dalam rangka pengendalian dan pencegahan penyebaran virus covid 19,” katanya.
Hendy mengatakan, capaian cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jember saat ini 47,47 persen. “Saya sampaikan bahwa kondisi ini sudah ada peningkatan cakupan yang sangat signifikan dibanding dengan capaian pada Oktober yang sebesar 26.53 persen,” katanya, dalam sidang paripurna pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, di gedung DPRD Jember, Rabu (10/11/2021). [wir/but]






