Mojokerto (beritajatim.com) – Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) Mojokerto Raya menerima audiensi dari para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Ini lantaran mereka menilai PPKM level 4 terlalu ketat.
Bertempat di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, ada beberapa poin yang diutarakan oleh para perwakilan dari PMII dan PKL. Di antaranya, meminta kepada pemerintah daerah untuk mengurangi titik lokasi penyekatan, pemadaman penerangan jalan umum (PJU) yang mulai dimatikan sejak PPKM darurat berlangsung agar dikembalikan seperti semula.
Pendistribusian bantuan sosial bagi warga terdampak PPKM agar disalurkan secara merata dan meminta kepada pemerintah daerah agar memberikan solusi yang konkret dalam menangani perekonomian bagi PKL terdampak. Ini lantaran kebijakan penerapan kebijakan PPKM Darurat yang saat ini menjadi PPKM level 4 dinilai dapat mematikan perekonomian rakyat.
Adapun hasil dari audiensi yang dihadiri oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Mojokerto Ikhfina Fahmawati, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Kapolresta AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander ini, memberikan solusi atas keluhan yang dirasakan oleh warga.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ppkm-darurat-mojokerto”]
Sedangkan penyaluran bantuan sosial, pemerintah daerah saat ini terus berupaya mendistribusikan secara bertahap sehingga, masyarakat diharapkan untuk bersabar. Kedepannya, pemerintah daerah akan memberikan pembekalan dan pelatihan ekonomi digital bagi para PKL agar dapat berjualan secara online.
Ketua Umum PC PMII Mojokerto, Ikhwanul Qirom mengatakan, kebijakan tersebut tidak diimbangi dengan solusi untuk masyarakat yang terdampak. “Karena disini kita sudah melaksanakan audiensi bersama Forkopimda, tetapi kalau kita dikhianati nanti kita akan turun dengan massa yang begitu banyak yang sudah kita persiapkan,” tegasnya, Jumat (23/7/2021). [tin/ted]







