Ponorogo (beritajatim.com) – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA tahun 2021 menggunakan beberapa jalur pendaftaran. Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur memastikan sistem zonasi masih menempati kuota terbesar untuk masuk SMA.
“PPDB tingkat SMA tahun ini, jalur zonasi mempunyai porsi 50 persen dari kuota penerima siswa,” kata Kasie SMA cabang Dindik Jawa Timur wilayah Ponorogo, Eko Budi Santoso, Selasa (18/5/2021).
Setelah jalur zonasi sebesar 50 persen, menyusul untuk prestasi nilai akademis 25 persen. Sebanyak 15 persen untuk jalur afirmasi. Kemudian masing-masing kuota 5 persen untuk jalur perpindahan tugas orang tua dan prestasi hasil lomba. “Perpindahan orang tua dan prestasi hasil lomba kuotanya sama-sama 5 persen,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PPDB”]
Eko mengungkapkan untuk pendaftaran sendiri sudah dimulai pada awal bulan Mei lalu. Namun, itu hanya untuk pendaftaran jalur afirmasi, prestasi hasil lomba dan perpindahan tugas orang tua. Di dalam kouta jalur perpindahan tugas orang tua itu, juga termasuk untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. “Untuk jalur zonasi rencana pada akhir bulan Mei nanti,” katanya.
Lebih lanjut, Eko menerangkan jika di jalur zonasi akan menggunakan seleksi jarak terdekat dengan sekolah. Sistemnya pun zonasi kabupaten, sehingga semua peserta pendidik dari berbagai kecamatan bisa langsung mendaftar. “Karena jalur zonasi, ya seleksinya menerima jarak yang paling dekat dengan sekolah yang didaftar,” pungkasnya. (end/kun)






