Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) resmi meluncurkan sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2025 yang didukung oleh aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama SENOPATI.
Inovasi ini dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, di Kantor Dindik Jatim, Selasa (20/5/2025).
SENOPATI dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terkait SPMB secara cepat dan akurat. Tak hanya itu, platform ini juga akan difungsikan sebagai asisten digital untuk para guru SMA/SMK di Jawa Timur, serta alat bantu dalam proses pembelajaran.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa saat ini pihaknya mengandalkan sekitar 7.155 operator untuk mendukung pelaksanaan SPMB. Jumlah tersebut terdiri dari 4.240 operator di SMA Negeri, 2.870 di SMK Negeri, 38 operator Cabang Dinas, dan 7 operator UPT TIKP.
Meski banyak, menurutnya angka itu masih belum mencukupi untuk menjawab semua pertanyaan masyarakat secara optimal. “Karenanya, dengan diluncurkannya platform ini, akan memudahkan masyarakat mendapatkan informasi seputar SPMB dengan sedetail mungkin tanpa harus membaca petunjuk teknis yang kerap membingungkan sebagian orang,” ujarnya.
Aries menambahkan, aplikasi SENOPATI memungkinkan orang tua maupun calon siswa menanyakan berbagai hal seputar SPMB, seperti kriteria jalur prestasi, syarat masuk SMA/SMK, hingga mekanisme pemeringkatan. Semua jawaban yang diberikan mengacu pada data resmi yang telah diintegrasikan ke dalam sistem.
“Jadi misalkan orang tua menanyakan prestasi anaknya apakah masuk kriteria jalur prestasi, atau syarat masuk SMA atau SMK, bagaimana pemeringkatan, dalam sistem ini terekam semua apa saja yang dibutuhkan,” jelasnya.
Meski telah menyediakan layanan digital berbasis AI, Dinas Pendidikan tetap membuka layanan tatap muka melalui help desk di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jalan Jagir, Surabaya, sebagai alternatif bagi masyarakat yang menginginkan konsultasi langsung.
Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dindik Jatim, Mustakim menjelaskan bahwa SENOPATI akan menjadi asisten cerdas yang menjawab berbagai pertanyaan seputar SPMB. Jawaban yang diberikan berasal dari juknis resmi yang telah diolah menggunakan teknologi AI.
“SENOPATI akan ‘belajar’ dari juknis untuk dapat membantu menerangkan berbagai macam seluk-beluk tentang SPMB,” ujarnya.
Sebagai contoh, Mustakim menyebut sistem dapat menjawab mekanisme pemeringkatan jalur prestasi hasil lomba. Jawaban tersebut mencakup urutan seleksi berdasarkan skor prestasi, jarak domisili, indeks sekolah asal, rerata nilai rapor, dan usia calon peserta didik. Seluruh informasi tersebut sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.
SENOPATI juga dilengkapi dengan data lokasi sekolah, status kuota domisili, dan jalur pendaftaran yang sesuai dengan kondisi masing-masing calon siswa. Akses ke platform ini pun mudah. Pengguna cukup mengunjungi laman resmi SPMB di https://spmbjatim.net, lalu mengikuti tautan menuju platform SENOPATI.
Mustakim memastikan bahwa keamanan data pengguna tetap terjamin karena sistem telah dilengkapi proteksi data yang canggih dan dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Adapun jadwal pelaksanaan SPMB Jatim 2025 sebagai berikut:
19–24 Mei 2025: Entry nilai rapor oleh pihak SMP.
2–13 Juni 2025: Pengambilan PIN secara mandiri oleh calon peserta didik.
16–17 Juni 2025: Pendaftaran Tahap 1 (Jalur Mutasi, Afirmasi, dan Prestasi Lomba).
22–23 Juni 2025: Pendaftaran Tahap 2 (Jalur Prestasi Nilai Akademik untuk SMA).
26–27 Juni 2025: Pendaftaran Tahap 3 (Jalur Domisili untuk SMA/SMK).
2–3 Juli 2025: Pendaftaran Tahap 4 (Jalur Nilai Prestasi Akademik untuk SMK).
Peluncuran SENOPATI ini diharapkan dapat mempercepat distribusi informasi, meningkatkan efisiensi layanan, dan mendukung transparansi serta akuntabilitas proses PPDB di Jawa Timur. [ipl/kun]







1 Komentar
Judulnya masih PPDB, walaupun isinya sudah betul SPMB.