Magetan (beritajatim.com) – Sebagai bentuk dukungan pada Pembalap Muda Mario Suryo Aji, Bupati Magetan Suprawoto bertandang langsung ke sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Jumat (227/01/2023).
Kang Woto menengok langsung Mario Aji yang tengah melakukan latihan untuk gelaran Moto3 pada Oktober 2023 mendatang.
Bupati Suprawoto pun berkesempatan berkeliling Sirkuit yang dibuka sejak November 2021 lalu itu. Tak naik motor sendiri Suprawoto dibonceng putra bungsu almarhum mantan Ketua DPC Partai Demokrat Hartoto itu.
Menggunakan motor matic dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA) keduanya diikuti rombongan untuk berkeliling meski cuaca gerimis.
Suprawoto merasa bangga dengan putra Magetan yang membawa nama harum Kabupaten Magetan itu.
“Kami sangat bangga, karena Mario Aji bukan hanya milik Magetan, tapi milik Indonesia. Kabupaten Magetan menjadi dikenal. Tentu Mario ini ‘aji-ajine Magetan’ punya senjata, menjadi kebanggaan masyarakat Magetan,” ungkap Bupati Suprawoto.

Dalam kesempatan itu, Kang Woto, sapaan akrab Bupati Suprawoto, turut membeberkan alasan terkait pembangunan sirkuit yang rencananya bakal dibangun di Kelurahan/Kecamatan Parang, Magetan. Tepatnya di dekat Pasar Parang.
“Kami juga akan membangun sirkuit di Magetan, agar nantinya akan muncul Mario-mario baru di Magetan hingga jadi kota pembalap. Kewajiban kami menciptakan ekosistem yang baik di Magetan. Kami harap Mario bisa menularkan ilmunya dengan sekolah balap Mario, sehingga bisa mengikuti jejak Mario maupun Adenanta. Ada profesi lain yang tidak kalah hebat memberikan ruang pada anak muda,” jelas mantan Sekjen Kementerian Kominfo itu.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mario-suryo-aji”]
Dalam kesempatan itu, Bupati Magetan Suprawoto pun datang bersama Ketua Pengadilan Negeri Magetan Leo Sukarno, Asisten Administrasi Umum Pemkab Magetan Suci Lestari, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Magetan Suwoto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan Sucipto, Kepala Satpol PP dan Damkar Magetan Rudy Harsono dan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Didiek Boediman. (fiq/ted)






