Pamekasan (beritajatim.com) – Kabupaten Pamekasan, dinilai memiliki beragam potensi pariwisata menjanjikan dan dapat meningkatkan sektor investasi di daerah setempat.
Hal tersebut disampaikan Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu, melalui Kepala Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekpar Bali, I Ketut Adhi Astawan saat mengisi diskusi publik di Ball Room Azana Style Hotel, Jl Jokotole 282 Pamekasan, Senin (2/10/2023) kemarin.
Diskusi publik hasil kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, digelar dengan mengusung ‘Sinergi Elemen Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata’, juga ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Poltekpar dengan PWI Pamekasan.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan jika salah satu kunci keberhasilan pengembangan sektor pariwisata adalah komitmen berbagai pihak dan kolaborasi berkesinambungan setiap elemen dalam pentahelix dalam jangka panjang.
Baca Juga: PWI Pamekasan dan Poltekpar Bali Tekan MoU Pengembangan Pariwisata di Madura
Bahkan kolaborasi maupun sinergitas tersebut juga dinilai dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sekror wisata di Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura.
“Jadi kesadaran dan partisipasi seluruh stakeholders pariwisata memegang peranan penting dalam mengembangkan pariwisata secara komprehensif. Hal ini memungkinkan pengembangan pariwisata yang partisipatif dan berkelanjutan dalam jangka waktu panjang,” kata I Ketut Adhi Astawan.
Bahkan pihaknya juga menyampaikan pentingnya unsur pentahelix dalam dunia pariwisata di Indonesia. “Dalam hal ini, setidaknya terdapat 5 unsur pending dalam unsur pentahelix dunia pariwisata, meliputi unsur akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan tentunya media,” ungkapnya.
“Dari itu, kerjasama dengan PWI Pamekasan, menjadi salah satu unsur pending dalam rangka memenuhi satu dari lima unsur pentahelix, yakni publikasi media dalam rangka mewujudkan implementasi nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelasnya.
Baca Juga: PWI Pamekasan Dorong Pengembangan Sektor UMKM
Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Kusairi menilai jika integrasi pilar pentahelix sebagai upaya bersama menciptakan industri pariwisata yang berkelanjutan dan berkembang.
“Dengan kolaborasi yang kuat di antara kelima unsur itu, kami meyakini akan tercipta kebijakan yang lebih efektif, inovasi berkelanjutan, dan tentunya memberi manfaat ekonomi dan sosial yang lebih merata bagi masyarakat lokal, apalagi Pemekasan memiliki potensi tersendiri yang cukup menjanjikan,” kata Kusairi.
Bahkan potensi tersebut juga dinilai sangat prospek, dan tinggal menerapkan kemasan konkrit untuk merealisasikannya. “Jadi potensi pariwisata di Pamekasan sangat besar, terutama pariwisata religi, peninggalan sejarah, dan kuliner lokal yang sangat istimewa,” tegasnya.
“Kondisi ini tentunya sangat menjanjikan bagi pengembangan investasi di kabupaten Pamekasan, karena dengan kemasan yang terpadu akan mempunyai efek ganda yang sangat luas,” pungkasnya. [pin/ted]






