Magetan (beritajatim.com) – Ponpes (Pondok Pesantren) Al Jahra kini sudah genap berusia sembilan tahun. Di usia sekian ponpes ini memberikan banyak manfaat bagi santri. Dalam kesempatan ini, Ponpes yang terletak di Jalan Raya Panekan masuk Kelurahan Tawanganom Kecamatan/Kabupaten Magetan itu mengundang seluruh wali santri.
Seluruh wali santri dikumpulkan untuk diajak berdialog soal parenting pada Sabtu (11/11/2023). Total 2.000 orang wali santri hadir dalam talk show dengan tema Muda Mendunia Bahagia Dunia Akhirat.
“Kami menghadirkan narasumber dr Gamal Albinsaid salah satu tokoh muda potensial dari Malang, Dr Muslih Abdul Karim pembina Baitul Quran Indonesia. Selain kedua narasumber tersebut juga hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Magetan Furiana Kartini,” kata Ketua Harian Yayasan Ponpes Baitul Quran Al Jahra Magetan Isgianto.
BACA JUGA:Indonesia Ingin Cetak Sejarah Lewat Piala Dunia U17
Tujuan talk show tersebut untuk memberikan edukasi bagi wali santri agar turut memberikan perhatian pada putra-putrinya. Agar anak-anak mereka bisa terhindar dari tindakan melukai diri sendiri atau self harm.
“Tujuannya memberikan pemahaman terhadap wali santri terkait pencegahan selfharm yang marak menjadi tren anak anak. Kemudian, memotivasi orang tua untuk melihat potensi dan bakat pada anak anak sebagai modal untuk keberhasilan mereka dimasa depan. Serta, korelasi hubungan yang baik dalam proses pendidikan anak dengan menghadirkan orang tua walau mereka berada di pondok pesantren,” lanjut Isgianto.
Dalam Milad kali ini, ada beberapa target yang bakal dicapai diantaranya santri di pondok pesantren bisa mengembangkan potensi diri melalui kegiatan diluar pembelajaran melalui sebuah karya yakni Pameran Karya dan Panggung Kreasi Seni yang dilaksanakan pada Sabtu (11/11/2023) malam.
BACA JUGA:Ribuan Peserta Seleksi PPPK Ponorogo Ikuti Tes CAT
“Kami mengaharap santri Baitul Quran Al Jahra Magetan mampu mengimplementasikan P5 Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Kemudian, terus berkegiatan positif dalam mengikis stigma negatif yang mungkin muncul di dalam masyarakat,” lanjut Isgianto.
Diketahui ada beberapa program unggulan di Ponpes Baitul Quran Al Jahra Magetan diantaranya Tahfidz, dimana produk hasil pembinaan santri tidak hanya mampu mengahafal quran akan tetapi juga bisa mencerminkan sesosok santri yang mampu mengimplementasikan P5. Kemudian, beraneka ragam ekstrakurikuler yang memfasilitasi minat bakat santri. (Fiq/Aje)






