Jakarta (beritajatim.com) – Polri diminta mengusut tuntas temuan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terkait minyak goreng MinyaKita tidak sesuai takaran. Polri juga didesak menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kasus penipuan ini.
“Ini penipuan dan pelanggaran serius. Semua (yang terlibat, red) harus ditangkap. Kepolisian juga harus tahu sudah sejak kapan penipuan ini dilakukan. Bayangkan saja, berapa banyak keuntungan yang diraup oleh produsen dengan adanya penipuan ini,” kata Anggota Komisi VI dari Fraksi PKB Nasim Khan, Senin (10/3/2025).
Dia juga meminta tidak ragu mencabut izin usaha produsen yang terbukti melanggar. Menurut Nasim, MinyaKita yang seharusnya menjadi solusi untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau, tapi malah ada penipuan seperti ini.
“Jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh produsen, jangan ragu untuk cabut ijin usaha agar jadi terapi shock kepada produsen yang melakukan penyelewengan,” ujar Nasim.
Dia juga mengaku heran dengan pengawasan terhadap isi dan kualitas Minyakita. Seharusnya dilakukan pengawasan dan evaluasi berkala untuk minyak goreng kemasan Minyakita yang merupakan subsidi pemerintah kepada masyarakat.
“Kalau sudah ada penyelewenangan seperti ini, siapa yang akan bertanggungjawab? Padahal kalau ada evaluasi atau pengawasan, penipuan ini bisa dicegah,” kata Nasim. [hen/beq]






