Surabaya (beritajatim.com) Polrestabes Surabaya mengejar sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang sudah menipu kasir Deliwafa Store Kedung Cowek pada Senin (20/02/2023). Pengejaran dilakukan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya usai mendapatkan laporan atas kejahatan itu.
Dihubungi beritajatim.com, AKBP Mirzal Maulana, menjelaskan pihaknya telah memeriksa sejumlah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di dalam maupun luar toko.
“Sudah kami terima laporannya dan sedang ditangani unit Jatanras,” ujar Mirzal, Jumat (24/02/2023).
Selain memeriksa CCTV, Mirzal juga telah memanggil dan memeriksa tiga saksi yang merupakan karyawan Deliwafa Store Kedung Cowek.
“Sudah tiga (saksi), ada kasir, security sama pengawas toko. Kita akan tangani secepat mungkin dan semoga cepat tertangkap,” imbuh Mirzal.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah WNA yang belum diketahui identitasnya memperdayai kasir Deliwafa Store Jalan Kedung Cowek, Senin (20/02/2023) dengan modus tukar uang. Namun, bukannya menukar uang, para bule malah mengambil Rp3,4 juta dari meja kasir.
BACA JUGA: WNA Perdayai Kasir Deliwafa Store, Tom Liwafa Lapor ke Polrestabes Surabaya
Tom Liwafa, pemilik store Deliwafa Store, menjelaskan perbuatan tersebut diduga dilakukan oleh enam orang bule dengan saling berbagi peran. Namun, dari rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) hanya ada dua bule yang beraksi di meja kasir.
“Mungkin istilah sekarang gendam ya. Tapi menurut saya itu hanya permainan kata-kata yang membuat orang bingung dan tanpa sadar mengatakan iya,” ujar Tom Liwafa saat diwawancarai awak media.
Dari rekaman CCTV di meja kasir Deliwafa Store Kedung Cowek yang diterima oleh Beritajatim.com, tampak satu bule laki-laki menggunakan baju biru dengan celana selutut dan menggunakan topi serta satu bule perempuan yang menggunakan baju coklat dengan outer hitam tampak berbincang dengan kasir Deliwafa Store Kedung Cowek.
“Diduga ada 6 orang. Memang seperti komplotan begitu. Mereka mengincar orang yang kurang fokus. Jalo hipnotis ya memang ada yang mengenal seperti itu tapi bisa percaya atau enggak,” imbuhnya Tom Liwafa.
Atas kejadian ini, Tom Liwafa telah berkoordinasi dan melaporkan kejahatan yang dilakukan oleh bule di tokonya Deliwafa Store Kedung Cowek. [ang/beq]






