Surabaya (beritajatim.com) – WNA (Warga Negara Asing) perdayai kasir Deliwafa Store di Jalan Kedung Cowek, Surabaya dengan modus tukar uang. Aksi ini sempat terekam CCTV.
Dalam rekaman tersebut, terlihat dua WNA itu hendak menukarkan uang. Tetapi yang terjadi, keduanya malah mengambil uang Rp3,4 juta dari meja kasir.
Tom Liwafa selaku Deliwafa Store melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya. Ternyata, para pelaku beraksi secara berkelompok dengan anggota enam orang dan saling berbagi peran.
“Mungkin istilah sekarang gendam ya. Tapi menurut saya itu hanya permainan kata-kata yang membuat orang bingung dan tanpa sadar mengatakan iya,” ujar Tom Liwafa, Kamis (23/2/2023).
BACA JUGA: Imigrasi Tanjung Perak Surabaya Amankan WNA Overstay di Gresik
Dari rekaman CCTV di meja kasir Deliwafa Store Kedung Cowek yang diterima oleh beritajatim.com, tampak satu bule laki-laki menggunakan baju biru dengan celana selutut dan menggunakan topi serta satu bule perempuan yang menggunakan baju coklat dengan outer hitam tampak berbincang dengan kasir Deliwafa Store Kedung Cowek.
“Diduga ada enam orang. Memang seperti komplotan begitu. Mereka mengincar orang yang kurang fokus. Jalo hipnotis ya memang ada yang mengenal seperti itu tapi bisa percaya atau enggak,” imbuhnya Tom Liwafa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”surabaya”]
Atas kejadian ini, Tom Liwafa telah berkoordinasi dan melaporkan kejahatan yang dilakukan oleh bule di tokonya Deliwafa Store Kedung Cowek.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi terkait pelaporan aksi kejahatan di Deliwafa Store Kedung Cowek mikik Tom Liwafa, Mirzal belum memberikan tanggapan. [ang/beq]






