Pasuruan (beritajatim.com) – Menjaga penumpang aman saat mudik lebaran, Satresnarkoba Polres Pasuruan menggelar tes urin.
Hal ini dilakukan kepada belasan sopir, kondektur, dan kernet bus di Terminal Pandaan Tipe A.
Tak hanya itu, tes urin ini dilakukan bertujuan untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba pada awak bus. Sehingga tercipata keselamatan dan demi rasa aman bagi para pemudik yang memilih angkutan umum bus saat mudik lebaran 2022.
Kegiatan tes urin ini dipimpin oleh Kanit Lantas Pandaan Iptu Gatot S bersama tim gabungan Satreskoba, Satreskrim, Unit Kesehatan Polres Pasuruan, Koramil Pandaan, Dishub Terminal Pandaan, dan Satpol PP. Kegiatan tersebut dimulai dengan metode pendataan biodata para sopir, kondektur, dan kernet bis.
Setelah didata para sopir dan kernet melakukan pemeriksaan medis. Pemeriksaaan Tekanan Tubuh (Tensi), pemeriksaan urin, dan ditutup dengan pembagian masker.
“Hari ini kita melaksanakan tes urin serentak untuk mengantisipasi adanya penyalah gunaan narkoba. Hal ini guina mengantisipasi adanya hal yang tidaj diinginkan saat dijalan. Tes urin ini dilakukan kepada 13 orang Sopir, Kondektur, serta Kernet Bus, dan Alhamdulillah hasil semuanya negative” ujar Kanit Lantas Polsek Pandaan, Iptu Gatot S, Sabtu (30/4/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”arus-mudik-2022″]
Dari 13 orang Sopir, Kondektur, dan Kernet Bus tidak ditemukan adanya penyalahgunaan Narkoba dengan kata lain “Nihil”. Kegiatan berlangsung aman dan lancar, serta selama pelaksanaannya tetap mematuhi Protokol Kesehatan seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.
Kegiatan sidak tes urine mendadak ini diharapkan efektif dalam mencegah penyelahgunaan narkoba di tempat keramaian seperti terminal. Faisol salah satu penumpang Bus menyatakan jika dirinya merasa lebih baik jika para awak bus terbebas dari narkoba.
“Saya sangat mendukung dan berterima kasih kepada petugas Polres Pasuruan, karena dengan adanya kegiatan sidak tes urine seperti ini, maka saya dan penumpang lainnya akan terjamin keselamatannya. Bila ada sopir yg terbukti mengkonsumsi narkoba sudah bisa terlihat sejaj di terminal,” ucap Faisol. (ada/ted)






